Minggu, 09 Jan 2022 13:45 WIB

Ditegur Mamah Dedeh, Ini Fakta Sabu yang Sempat Dipakai Abdel saat Ngehost

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
warteg favorit Abdel Achrian Heboh pengakuan Abdel masih nyabu saat menjadi host di cara dakwah. (Foto: YouTube Abdel Achrian)
Jakarta -

Baru-baru ini, presenter Abdel Achirian buka-bukaan terkait dirinya yang sempat menggunakan narkoba. Ia mengaku hampir mencicipi semua jenis narkoba termasuk sabu.

Bahkan saat membawakan acara dakwah bersama Mamah Dedeh, pria berusia 51 tahun ini mengaku masih dalam pengaruh sabu.

"Saat itu masih ada sabu-sabunya lah. Makanya Mamah Dedeh gedeg banget sama gue, 'gue ditemenin sama orang kayak gini'," tutur Abdel, dikutip dari InsertLive.

Abdel menyebut Mamah Dedeh kemungkinan tahu ia menggunakan sabu sedari awal acara namun tak langsung menegur. Mama Dedeh diakui Abdel adalah salah satu orang yang berperan membuatnya terlepas dari jerat narkoba.

Mamah Dedeh sempat menegur Abdel kala masih membintangi sinetron Abdel dan Temon. Dalam sinetron tersebut, Abdel memang kerap dikelilingi perempuan seksi.

"Misalnya gini, (Mamah Dedeh bilang), 'Del lo cari sinetron yang jangan kayak gitulah,' kan waktu itu masih ada cewek-cewek seksi. 'Lo kan bawain acara gini, perlakuan lo harus mencerminkan acara ini,'" cerita Abdel.

Fakta-fakta Sabu

Lantas apa yang dimaksud dengan sabu? Dikutip dari Addiction Centre, sabu merupakan jenis stimulan yang bekerja di susunan saraf pusat, istilah populer untuk methamphetamine dan amphetamine.

Tak sedikit orang mengakui bahwa mengonsumsi sabu dapat menambah stamina dan memicu pelepasan domain. Namun, dibalik penggunaan tersebut, tersimpan pula efek yang membahayakan untuk tubuh.

Efek Penggunaan Sabu

Penggunaan jangka panjang dan dosis yang berlebih bisa memicu kecanduan pemakaian. Jika dihentikan pun akan menyebabkan sakau atau withdrawal symptom. Berikut adalah kondisi sakau dengan berbagai gejala:

  • Konsentrasi berkurang
  • Sakit kepala
  • Depresi
  • Halusinasi

Tak hanya itu, penggunaan sabu juga dapat memengaruhi fungsi organ dalam tubuh termasuk jantung. Dikutip Web MD, berikut informasinya:

1. Merusak otak

Metamfetamin merupakan stimulan yang dapat meningkatkan dopamin, zat kimia otak yang merangsang perasaan senang dan motivasi. Dopamin juga dapat memengaruhi keterampilan berpikir, seperti pemecahan masalah dan memori

Penggunaan sabu dalam jangka pendek mungkin akan membuat seseorang mudah merasa tersinggung atau tertekan. Namun, penggunaan sabu dalam jangka panjang bisa memicu efek lebih parah lantaran membunuh sel-sel dopamin otak.

Bisa saja para penggunanya tak akan merasa kesenangan lagi atau memiliki gejala psikosis dan paranoia.

Sebagai informasi, psikosis adalah kondisi seseorang mengalami kesulitan dalam membedakan kenyataan dan imajinasi. Sedangkan paranoia atau paranoid dapat menyebabkan seseorang memiliki rasa curiga dan takut kepada orang lain.

2. Jantung

Pengguna sabu juga dapat merusak organ jantung. Sebab, sabu diketahui dapat meningkatkan tekanan darah dan menyempitkan pembuluh darah hingga memicu otot jantung kolaps.

Didukung dengan pernyataan dokter di Halifax, Naveen Gupta, menyatakan bahwa pengguna sabu menunjukkan bukti penyakit jantung pada intensitas yang lebih besar dan pada usia yang lebih muda dari biasanya.

3. Ginjal

Penggunaan sabu dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Hal ini terjadi akibat dari kesulitan tubuh dalam memecah racun dari sabu.

4. Gigi

Penggunaan sabu ini juga dapat berdampak pada kesehatan gigi. Gigi akan mengalami kerusakan dan penyakit gusi sehingga menimbulkan sakit kepala dan nyeri rahang.

Kecanduan dan Penanganannya

Jika seseorang mengalami kecanduan narkoba, bisa disembuhkan dengan cara rehabilitasi. Dalam wawancara detikcom, dr Hari Nugroho dari institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN) menjelaskan bahwa korban narkoba bisa pulih melalui rehabilitasi.

Lama proses rehabilitasi tergantung pada jangka waktu penggunaan sabu dan ketergantungannya.



Simak Video "Thailand Bakal Legalkan Warganya Tanam Ganja di Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)