Selasa, 11 Jan 2022 14:22 WIB

Kisah Penderita Diabetes yang Sukses Turunkan Gula Darah, Ini Caranya

Sponsored - detikHealth
Jamsi Foto: Dok. Jamsi
Jakarta -

Apakah anda mengalami gangguan ereksi akhir-akhir ini ?

Jangan lupa cek gula darah Anda, bisa jadi pengalaman Anda sama seperti Saya

Silakan baca cerita pengalaman saya sampai tuntas, mungkin ini adalah jawaban yang selama ini Anda cari.

Assalamualaikum...

Perkenalkan nama saya Ozi. Saya seorang wirausahawan, umur saya 43 tahun. Saya ingin sedikit sharing tentang bagaimana proses saya melewati diabetes sampai gula darah saya kembali normal dan stabil sampai saat ini. Semoga bermanfaat.

Ilustrasi JamsiFoto: Dok. Istimewa

Jadi Begini,

Awal mula saya terkena diabetes itu tahun 2016, dengan gejala yang bahkan tidak saya sadari sebelumnya. Paling cuma pegal-pegal ditangan dan kesemutan saja. Waktu itu saya memutuskan untuk pergi ke tukang pijat. Karena pegal dan kesemutan makin saya biarkan makin sering terjadi. Bahkan ketika saya tidak beraktivitas berat.

Habis dari tukang pijat bukanya sembuh malah timbul gangguan lain seperti: badan sering letih, setiap selesai makan mengantuk, mata mulai rabun, pandangan kabur, setiap malam sering lapar dan sering buang air kecil, keharmonisan rumah tangga terganggu dengan masalah sex yang tidak normal dengan gejala ereksi lemah bahkan nafsu syahwat saya yang berkurang sangat drastis. Saya juga punya luka habis jatuh dari motor di bagian lutut yang sudah 3 minggu masih basah tidak sembuh-sembuh.

Ilustrasi JamsiFoto: Dok. Istimewa

Bukan Cuma Komen, Istri Saya Juga Komplain...

Ya begitulah, yang biasanya rutin dan sekali berhubungan bisa dua ronde saat itu payah banget. Istri nggak cuma komen tapi udah mulai komplain. Jadi hobi marah-marah sendiri karena hal-hal sepele.

Karena saya udah nggak tahan, ya udah mulai terganggu dengan hal-hal seperti itu, saya putuskan untuk check up ke puskesmas terdekat.

Hasil check up, sumpah, saya kaget bukan main. Kadar gula darah saya waktu itu di angka 460, ini jadi pertanyaan saya "memang berapa ukuran gula darah normal?" dokter pun menjawab, "angka normal gula darah di 140".

Dokter sudah memberikan ultimatum kepada saya. Keadaan ini sudah sangat berbahaya dan mengancam nyawa apabila tidak segera ditangani dengan baik dan benar.

Ternyata kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan gangguan ereksi karena untuk ereksi pada pria membutuhkan pembuluh darah, saraf dan hormon yang sehat, sedangkan pada pasien diabetes sebagian besar mengalami kerusakan pada pembuluh darah sehingga mengalami disfungsi ereksi.

Jadi, jangan kaget jika pasien diabetes sering mengalami kendala dalam "berhubungan" dengan istrinya.

ShutterstockFoto: Istimewa

Saya khawatir kalau kondisi saya terus memburuk, bisa ditinggalkan istri apalagi anak-anak saya masih kecil...

Saya sangat merasa takut apabila penyakit diabetes saya ini tidak bisa disembuhkan. Usaha saya berantakan karena saya sering absen karena tiba-tiba drop. Omset usaha saya turun sampai 40%. Tanggungan masih banyak, anak-anak masih kecil dan bayangin istri saya nggak ada yang ngelindungin itu saja sudah seperti mimpi buruk.

Ditengah keadaan yang sedemikian kacau, di lubuk hati yang paling dalam masih menyimpan rasa optimis untuk sembuh. Dari situ saya mulai mencari tahu tentang penyakit diabetes melalui internet. Salah satunya yang saya cari adalah cir-ciri dan resiko gula darah tinggi, pada usia muda maupun tua, baik pada wanita maupun pria.

Dokter Kasih Saya Obat Tapi...

Terus terang sejak dokter memvonis saya terkena diabetes, saya sempat rutin minum obat yang diberikan. Tapi semakin lama saya makin takut efek sampingnya juga. Namanya obat kimia, dampaknya pasti juga berat.

Hasil dari saya browsing di internet membuat saya jadi makin paham kenapa saya bisa kena diabetes. Apalagi bapak saya juga, faktor resiko terkena diabetes atau gula darah tinggi karena keturunan jadi makin tinggi. Ditambah lagi pola hidup saya yang buruk seperti sering minum teh manis sebelum tidur, terlalu banyak makan nasi dan karbohidrat dalam kondisi panas, sering begadang, dan tidak pernah olahraga membuat saya jadi kena sakit diabetes.

Udah Hampir Setahun Masih Belum Ada Hasil...

Dari internet juga saya mendapatkan informasi tentang pengobatan herbal. Ada yang menyarankan dengan meminum rebusan daun kersen, rebusan kayu ular irian, rebusan kayu manis, dan minum biji mahoni. Mencari bahan-bahan tersebut tidaklah mudah, meraciknya juga luar biasa ribet. Butuh konsisten dan kegigihan tersendiri.

Hampir setahun saya telaten minum ramuan herbal yang bahannya saya cari sendiri dan saya racik sendiri. Hasilnya kadar gula darah saya memang turun tapi sangat sedikit. Seperti tidak sebanding dengan usaha yang begitu rumit saya jalani. Selain itu keluhan-keluhan saya terutama tentang hubungan suami istri belum juga terselesaikan. Tahun 2016 adalah tahun terberat buat saya.

JamsiFoto: Dok. Jamsi (Diunggah atas izin pasien)

Usaha Terakhir... Bismillah Sembuh

Saya belum menyerah. Istri dan anak saya menjadi motivasi saya untuk terus bergerak mencari dan mengusahakan kesembuhan dari penyakit diabetes ini. Sampai di tahun 2017 saya bertemu dengan Jamsi.

Saya tahu Jamsi dari internet juga. Obat herbal diabetes yang bahan dasarnya 100% alami, yang sudah dikemas sedemikian rupa tanpa ribet nyari bahan dan meracik jadi ramuan. Semua sudah diolah menggunakan teknologi canggih. Saya jadi makin semangat buat beli Jamsi karena baca testimoni orang-orang yang sudah kembali normal kadar gula darahnya berkat si Jamsi ini.

Dan Qodarullah, setelah saya pesan dan minum Jamsi selama 2 hari, kadar gula puasa saya menurun di angka 112. Kadar gula darah saya mulai terkontrol dengan baik dan kini saya terbebas dari keluhan-keluhan yang saya rasakan selama sakit diabetes.

Alhamdulillah Istri Saya Sudah Bisa Tersenyum Manja

JamsiFoto: Dok. Jamsi (Diunggah atas izin pasien)

Hikmah dari sakit diabetes yang menyiksa saya waktu itu adalah saat ini saya jadi lebih peduli dengan kesehatan. Saya jadi tahu betul kesehatan adalah harta yang sangat mahal. Saya juga akan merekomendasikan Jamsi buat keluarga, saudara, tetangga, teman teman saya yang membutuhkan kesembuhan dari penyakit yang sama.

Saya ucapkan alhamdulillah karena Allah SWT telah mempertemukan saya dengan produk yang bernama JAMSI berkat Jamsi, "hubungan" sama istri juga membaik. Badan sehat, istri pun senang. Bahkan istri yang rutin membelikan saya Jamsi sampai sekarang. Kata istri saya, "selain biar sehat, Ayah juga biar makin perkasa".

Terima kasih Jamsi, semoga bisa memberikan manfaat lebih banyak lagi.

Keseluruhan informasi penting yang saya rangkum di atas, semoga dapat berguna untuk khalayak luas yang mungkin memiliki riwayat penyakit sama seperti saya. Ini adalah hasil yang saya alami. Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda tergantung dari situasi tubuh masing-masing orang.

Sebagai tambahan informasi, selain membantu menurunkan gula darah atau kencing manis pada tubuh, Jamsi dari herbal alami juga membantu memperbaiki ejakulasi dini yang disebabkan oleh kencing manis atau diabetes.

Kandungan Jamsi yang merupakan obat herbal, terbuat dari bahan alami yang juga bisa ditujukan untuk pria untuk menambah vitalitas agar tahan lama, serta memperbaiki gangguan ereksi dan impotensi yang juga efek dari penyakit diabetes. Kabar baiknya anda akan dengan mudah mendapatkan Jamsi karena kini Jamsi sudah tersedia di apotek atau toko herbal terdekat di kota anda.

Sebagai optimalisasi pengobatan diabetes, selain mengkonsumsi Jamsi sebagai herbal yang membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh, anda disarankan untuk minum air putih secara teratur dan juga mengkonsumsi kayu manis. Cara tersebut merupakan alternatif pengobatan selain menggunakan obat diabetes paten.

Diabetes atau penyakit kencing manis bersifat kronis. Artinya penyakit tersebut golongan penyakit yang bisa menyerang tubuh dalam kurun waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu semakin cepat mendapatkan penanganan yang tepat, maka akan meningkatkan taraf hidup yang lebih baik terhadap pasien diabetes atau penyakit kencing manis tersebut.

Selain penanganan yang tepat juga akan memperbaiki kondisi pasien diabetes atau kencing manis ini dari gangguan ejakulasi dini, bisa juga menghindarkan komplikasi penyakit yang lebih berat misalnya hiperglikemia atau lonjakan kadar gula darah dalam tubuh, hipoglikemia atau penurunan drastic kadar gula dalam tubuh, rambut rontok, infeksi dan berbagai masalah pada mulut, termasuk gangguan pada gigi, gusi, serta lidah, infeksi jamur vagina pada wanita, kerusakan syaraf, kerusakan mata, penyakit kardiovaskuler, kerusakan ginjal, dan kaki diabetik atau luka yang menganga pada kaki yang dapat berujung pada amputasi.

Untuk upaya pencegahan Jamsi juga bisa anda konsumsi secara teratur dengan dosis tertentu sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Setiap transaksi yang terjadi atas pengiriman barang dan kualitas produk bukan tanggung jawab detikcom.

(Content Promotion/Jamsi)