Rabu, 12 Jan 2022 15:53 WIB

Ardhito Pramono Tersandung Kasus Ganja, Ini Efek Buruknya untuk Kesehatan

Firdaus Anwar - detikHealth
Ardhito Pramono Foto: Instagram @ardhitopramono
Jakarta -

Aktor sekaligus musisi Ardhito Pramono diamankan polisi di rumahnya terkait kasus ganja. Saat ini polisi disebut masih mengembangkan keterangan Ardhito Pramono.

"Ditangkap karena ganja," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan kepada detikcom, Rabu (12/1/2022).

Ganja sendiri di Indonesia masuk ke dalam kategori narkotika golongan I. Ganja dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tidak untuk konsumsi umum ataupun layanan kesehatan.

Lembaga National Institute on Drug Abuse (NIDA) dari Amerika Serikat menjelaskan ganja dapat berpengaruh pada kerja otak. Senyawa aktif bernama tetrahydrocannabinol (THC) pada ganja akan menstimulasi reseptor fungsi di otak sehingga akhirnya timbul sensasi seperti mabuk atau 'high'.

Dampak ganja terhadap tubuh ini bisa terjadi dalam jangka pendek maupun panjang. Berikut rangkuman detikcom seperti dikutip dari halaman resmi NIDA:

Efek jangka pendek

  1. Perubahan sensasi pada berbagai indra
  2. Perubahan mood (suasana hati)
  3. Penurunan kemampuan berpikir dan mengingat
  4. Penurunan kemampuan koordinasi gerak tubuh
  5. Halusinasi atau psikosis bila ganja dikonsumsi dalam dosis tinggi

Efek jangka panjang

Karena THC berdampak pada reseptor yang bertanggung jawab terhadap pertumbuhan dan fungsi berpikir otak, beberapa studi melihat konsumsi ganja dapat berdampak menurunkan IQ. Studi oleh peneliti Selandia Baru sebagai contoh melihat orang-orang yang mengonsumsi ganja sejak remaja sampai dewasa memiliki rata-rata 8 poin IQ yang lebih rendah.

"Ketika orang mulai menggunakan ganja saat dirinya masih remaja, hal tersebut dapat mengganggu fungsi berpikir, memori, dan kemampuan belajar. Kemampuan otak membangun 'jembatan' saraf untuk menjalankan fungsi-fungsi tersebut jadi terganggu," tulis NIDA.



Simak Video "Top 5: Ayu Thalia Tersangka, Anak SD Disuntik Vaksin Covid-19 Kosong"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)