Kamis, 13 Jan 2022 12:04 WIB

Kabar Terbaru Vaksin COVID-19 Merah Putih, Target Siap Rilis Maret 2022

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Menkes Sebut Vaksin Merah Putih juga Disiapkan untuk Booster dan Anak-anak Foto: Istimewa (Dok Humas Unair)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memberikan kabar terkini soal vaksin Merah Putih. Ia mengatakan vaksin yang dikembangkan Universitas Airlangga dan PT Biotis akan diproduksi massal di pertengahan 2022.

"Untuk vaksin yang akan segera dirilis pada awal tahun 2022 ini adalah vaksin UNAIR-Biotis. Diperkirakan siap diproduksi massal pertengahan 2022," kata Muhadjir dalam keterangan resminya, Kamis (13/1/2022).

Melihat perkembangan tersebut, ia meminta agar otoritas terkait bisa mempercepat proses produksi vaksin Merah Putih ini agar bisa segera digunakan. Namun, tetap mempertahankan kualitas dan akurasi dari produk vaksin tersebut.

"Kalau bisa kita mencapai target yang paling maksimal. Sehingga akhir penutup dari wabah kali ini kita akhiri dengan vaksin buatan dalam negeri," tegasnya.

"Itu dalam bahasa agamanya lebih 'husnul khatimah' itu. Karena kita bangga bisa menancapkan bendera merah putih tinggi-tinggi karena kita bisa menyelesaikan dengan vaksin yang kita miliki," lanjut Muhadjir.

Paling lambat rilis Maret 2022

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengusulkan agar vaksin Merah Putih primer paling lambat bisa dirilis pada Maret 2022. Vaksin ini juga ditargetkan agar bisa digunakan untuk melakukan vaksinasi primer pada anak paling lambat di bulan Juli 2022 mendatang.

"Untuk vaksin booster (Merah Putih) dapat ditunda rilis menjadi bulan Agustus 2022. Namun hal ini harus mempertimbangkan respons publik (public opinion) bagaimana vaksin primer diberikan dengan vaksin luar negeri dan booster diberikan vaksin COVID-19 dalam negeri," kata Menkes.

Selain itu, pemerintah juga akan mengupayakan vaksin COVID-19 produksi dalam negeri bisa diekspor ke luar negeri. Namun pemerintah akan menerapkan asas kehati-hatian akan adanya varian COVID-19 baru, sehingga stok vaksin COVID-19 dalam negeri harus dijaga tetap mencukupi.

Perlu diketahui, saat ini sudah ada enam pengembang untuk vaksin Merah Putih ini, yaitu:

  • Universitas Airlangga (UNAIR) bersama PT Biotis
  • PT Biofarma bersama Baylor College of Medicine
  • Universitas Indonesia (UI) bersama PT Etana
  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • PRBM Eijkman BRIN bersama PT Biofarma
  • Universitas Padjadjaran bersama PT Biofarma & Lipotek


Simak Video "Tantangan Peneliti Unair dalam Kembangkan Vaksin Merah Putih"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)