Jumat, 14 Jan 2022 10:04 WIB

Obat Herbal Ini Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol Dalam 1 Bulan

Sponsored - detikHealth
Jamkho Foto: Dok. Jamkho (Diunggah Atas Izin Pasien)
Jakarta -

Nama saya Usman Bin Itab, umur 37 tahun dan pekerjaan saya sebagai karyawan. Alhamdulillah istri saya satu dan anak saya dua. Si sulung usia 5 tahun dan bungsu usia 2 tahun. Pertama kali saya merasakan gejala kolesterol tinggi sekitar tahun 2019 atau setahun yang lalu.

Awalnya terjadi saat setelah selesai makan. Waktu itu saya makan-makanan yang bahan dasarnya berkuah dan bersantan. Setelah selesai makan saya langsung merasakan kepala pusing berat, tengkuk leher juga pegal dan tegang.

Beberapa kali saya abaikan, tapi karena semakin sering dan menjalar ke seluruh badan terasa pegal, akhirnya saya disarankan oleh istri untuk cek kesehatan ke dokter. Biar cepat ketahuan penyakitnya dan bisa diobati langsung.

Hasil Cek Kesehatan Bikin Saya Ketakutan

JamkhoFoto: Dok. Jamkho (Diunggah Atas Izin Pasien)

Sampai ke dokter, saya disarankan untuk cek kolesterol. Berdasarkan cerita tentang keluhan saya, dokter mungkin sudah berasumsi kalau saya terkena kolesterol tinggi. Waktu itu saya cek kolesterol ke dokter ditemani istri.

Saya memang belum pernah cek seperti itu sebelumnya, ini pengalaman saya yang pertama, jadi agak takut kalau mesti diambil sampel darah seperti itu. Namun demi ingin tahu penyakit saya apa dan ingin cepat sembuh, saya jadi berani. Hasil pemeriksaan bisa langsung saya ketahui beberapa waktu kemudian. Esok harinya saya kembali lagi ke dokter, untuk dibacakan hasil pemeriksaan.

Ternyata asumsi dokter benar, kadar kolesterol jahat atau Trigliserida dalam tubuh saya sangat tinggi. Waktu itu di angka 280, padahal kolesterol pria atau wanita dewasa normalnya kan kurang dari 200. Apalagi dokter kemudian bilang, "Pak, Anda ini masih muda, anak-anak juga masih kecil. Apa nggak takut kalau sampai ada komplikasi?". Dari ucapan dokter tersebut, saya langsung syok, kaget, panik, takut jadi satu.

Begitu tahu kolesterol saya tinggi, istri saya juga ikut sedih. Dia sangat khawatir dan takut bila kolesterol ini akan memicu sakit stroke.

"Kalau Papa kolesterolnya tinggi dan sampai stroke, nanti anak-anak gimana ya Pa, siapa yang jagain anak-anak, siapa nanti yang kerja. Papa harus sehat ya, kita ikhtiar apapun biar papa sehat lagi," begitulah motivasi sekaligus keluh istri saya waktu itu.

Teman-teman agar tahu yang saya alami di atas adalah tanda-tanda kolesterol tinggi. Gejala kolesterol tersebut bisa dialami usia muda maupun tua, yang bisa diwaspadai yakni kepala pusing dan berat, tengkuk leher juga pegal dan tegang. Rajin juga untuk melakukan pengecekan darah agar dapat mengukur Cholesterol LDL, HDL dan Trigliserida dalam tubuh.

Browsing Obat Herbal Penurun Kolesterol

Sepulang dari dokter, saya diberikan obat penurun kolesterol agar kadar kolesterol saya normal. Jumlahnya 5 tablet diminum satu kali sehari saat malam hari. Selain itu, saya juga aktif browsing tentang penanganan kolesterol dengan menggunakan obat herbal. Bertemulah saya dengan Obat Kolesterol Jamkho.

Obat Kolesterol Jamkho adalah ramuan fermentasi yang terbuat dengan bahan dasar mahkota dewa dan memang sudah terkenal dari dulu sebagai tanaman herbal yang mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Obat Kolesterol Jamkho ini ternyata bisa cepat menyerap ke dalam tubuh karena diolah menggunakan nano teknologi yang sudah canggih.

Beruntungnya ada agen resmi Obat Kolesterol Jamkho yang ada di dekat rumah saya, jadi langsung bisa dipastikan keaslian dan kebenarannya. Sempet konsultasi juga dengan agen Jamkho, untuk memastikan keamanan Obat Kolesterol Jamkho apakah bisa diminum berbarengan dengan obat dokter. Ternyata memang bisa dan aman. Saya juga diberikan tips dan pantangan makanan dan minuman yang perlu saya hindari sementara waktu.

Saya juga baca ulasanya secara keseluruhan, lengkap dengan testimoni pengguna Obat Kolesterol Jamkho yang sudah berhasil menurunkan kadar kolesterolnya dalam waktu singkat. Makin semangatlah saya, di testimoninya ada yang cerita sudah bisa bebas makan apa saja, asal setelah makan langsung minum Obat Kolesterol Jamkho, jadi nggak akan naik kadar kolesterolnya.

Satu Bulan Berlalu

JamkhoFoto: Dok. Jamkho (Diunggah Atas Izin Pasien)

Saya minum Obat Kolesterol Jamkho ini pagi, sore, dan malam. Kalau malamnya, saya kan 5 hari pertama setelah dari dokter minum obat dokter, jadwal minum Jamkho satu jam setelahnya.

Tepat satu bulan, ikhtiar saya menurunkan kolesterol dengan Jamkho ini. Saya juga imbangi dengan berhenti total makan-makanan dan minuman yang memicu kolesterol tinggi. Ditambah dengan jogging setiap pagi selama 30 menit. Alhamdulillah setelah satu bulan saya cek kolesterol kembali hasilnya turun drastis. Dari semula 280 sekarang jadi 92.

Dokter sempat kaget, mengingat waktunya hanya satu bulan dan waktu itu dokter hanya memberikan obat untuk 5 hari saja. Kemudian saya ceritakan berbagai ikhtiar yang sudah saya lakukan.

Obat Kolesterol Jamkho Tidak Membuat Ketergantungan

Setelah kolesterol saya kembali normal, saya minum Obat Kolesterol Jamkho sekali sehari setelah makan, untuk jaga-jaga saja. Kadang juga kelupaan karena badan sudah enakan saya berhenti minum, dan tidak ada efek samping apapun, tidak ketergantungan juga.

Saya juga agak sedikit bebas untuk soal makanan. Meski tidak setiap hari bebas, namun tidak harus menahan makan enak lagi seperti dulu. Asal ada Jamkho saya berani-berani saja makan-makanan berkolesterol, mau yang bersantan atau daging-dagingan sikat aja.

Tips Terhindar dari Kolesterol Tinggi

Untuk teman-teman yang belum terkena sakit kolesterol seperti saya, sebaiknya jaga pola makan. Jangan semua dimakan, pilih dan pilah mana yang baik untuk kesehatan badan. Apalagi Trigliserida atau kolesterol jahat itu kan kebanyakan dari asupan makanan yang kita makan sehari hari. Hindari makanan tinggi kolesterol juga yah.

Dan untuk teman-teman yang sedang berjuang untuk menurunkan kolesterol, Cara mengatasi kolesterol tinggi ada baiknya mencoba Jamkho. Saya sudah membuktikan sendiri khasiatnya. Kolesterol saya bisa turun dalam kurun waktu hanya satu bulan saja.

Keseluruhan informasi penting yang saya rangkum di atas, semoga dapat berguna untuk khalayak luas yang mungkin memiliki riwayat penyakit sama seperti saya.
Terima kasih Jamkho.

Minum Jamkho, Jadi Berani Makan Enak.

Untuk upaya pencegahan Jamkho juga bisa Anda konsumsi secara teratur dengan dosis tertentu sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Disclaimer: Ini adalah hasil yang saya alami. Hasil yang didapatkan mungkin berbeda-beda tergantung dari situasi tubuh masing-masing orang.

Artikel ini merupakan kiriman dari mitra yang bekerja sama dengan detikcom. Setiap transaksi yang terjadi atas pengiriman barang dan kualitas produk bukan tanggung jawab detikcom.

(Content Promotion/Jamkho)