Jumat, 14 Jan 2022 17:34 WIB

Kronologi Omicron RI Melesat Jadi 572 Kasus Sejak Temuan Kasus Pertama

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. Ilustrasi Corona di Indonesia. (Foto: PIUS ERLANGGA)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI kembali mengumumkan penambahan kasus varian Omicron di Indonesia. Total pasien Omicron di Indonesia hingga Rabu (12/1) mencapai 572 orang.

Disebutkan, ada penambahan 66 kasus baru varian Omicron. Total penambahan kasus terdiri dari 33 kasus pelaku perjalanan internasional dan 33 orang merupakan transmisi lokal.

"Hampir setengahnya atau sekitar 276 orang telah selesai menjalani isolasi, sedangkan sisanya 296 orang masih isolasi," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan pers tertulis, Jumat (14/1/2022).

Berikut kronologi temuan kasus pertama hingga Omicron di Indonesia mencapai 572 kasus.

16 Desember 2021

Kasus pertama Omicron yang menginfeksi seorang petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet. Kementerian Kesehatan mengumumkannya pada Rabu (15/12/2021).

17 Desember 2021

Sejak temuan kasus pertama, Kemenkes melakukan penelusuran kontak atau contact tracing. Ada 5 kasus probable dan didapati 2 kasus yakni WNI dari Inggris dan Amerika Selatan terkonfirmasi positif.

21 Desember 2021

Tambahan 2 kasus baru Omicron ditemukan pada Rabu (22/12/2021).

23 Desember 2021

Sehari kemudian, kembali ada tambahan 3 kasus baru yang berasal dari WNI baru saja kembali dari Malaysia dan Kongo.

24 Desember 2021

Sebanyak 11 kasus baru berasal dari pelaku perjalanan dari Turki, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi, Jumat (24/12/2021).

26 Desember 2021

Tambahan sebanyak 27 kasus Omicron menjadikan jumlah kasus Omicron RI 46 kasus sejak pertama kali dilaporkan pada 16 Desember lalu.

28 Desember 2021

Kemenkes mengumumkan temuan kasus baru yang disebut sebagai transmisi lokal. Kronologi kejadiannya sebagai berikut:

6 Desember 2021

Pasien tiba di Jakarta dari Medan bersama suami.

17 Desember 2021

Pasien berkunjung ke salah satu restoran di kawasan SCBD, Jakarta Pusat.

19 Desember 2021

Pasien melakukan tes antigen karena hendak pulang ke Medan dan dinyatakan positif COVID-19.

20 Desember 2021

Pasien melakukan tes PCR.

26 Desember 2021

Hasil tes laboratorium menyatakan pasien positif terinfeksi varian Omicron.

31 Desember 2022

Kasus Omicron di Indonesia bertambah 68 orang pada Jumat (31/12/2022), sehingga total kasus konfirmasi sebanyak 136 orang.

2 Januari 2022

Hasil WGS keluar, Dinkes Surabaya mengonfirmasi 2 transmisi lokal Omicron. Penambahan kasus ini menjadikan total varian Omicron di Indonesia menjadi 138.

4 Januari 2022

Kemenkes mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru. Mayoritas penularan masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri sehingga total kasus Omicron di Indonesia saat ini ada 254 kasus. Dari total kasus tersebut, ada 15 pasien Omicron transmisi lokal.

12 Januari 2022

Kemenkes mengumumkan penambahan kasus virus Corona varian Omicron sebanyak 66 kasus. Penambahan kasus terdiri dari 33 kasus pelaku perjalanan internasional dan 33 orang transmisi lokal, sehingga total menjadi 572 kasus varian Omicron saat ini.



Simak Video "Kasus Omicron Bertambah, Masyarakat Diminta Tak ke Luar Negeri Dulu"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)