Jumat, 14 Jan 2022 19:30 WIB

Siap-siap! Menkes Wanti-wanti Gelombang Omicron Sulit Dihindari

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan gelombang baru Corona yang disebabkan oleh varian Omicron sulit dihindari. Namun pemerintah disebut sudah jauh lebih siap menghadapi gelombang baru pandemi Corona.

"Pemerintah sudah lebih siap menghadapi gelombang berikutnya dan mudah-mudahan bisa lebih cepat menangani yang sakit," kata Menkes saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (14/1/2022).

Ia juga menyebut meski awalnya kasus Omicron dapat dicegah dengan penutupan border luar negeri ataupun karantina bagi pelaku perjalanan, transmisi varian tersebut tidak dapat dihindari. Terlebih penularan lokal varian Omicron juga sudah muncul di Indonesia.

"Ini akan kita hadapi, belum lagi (transmisi varian Omicron) lebih cepat menular," ujarnya.

Kesiapan itu, sebut Menkes, mulai dari menyiapkan fasilitas kesehatan dan obat-obatan bagi pasien Corona. Salah satu obat COVID-19 yang sudah masuk ke Indonesia dan sudah disetujui penggunaanya adalah Molnupiravir.

Molnupiravir efektif menurunkan risiko perawatan di rumah sakit atau kematian sebesar 30 persen pada pasien COVID-19 derajat ringan hingga sedang, dan 24,9 persen pada pasien COVID-19 ringan.



Simak Video "Menkes Budi Ingatkan Prediksi Puncak Omicron Akhir Februari"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)