Senin, 17 Jan 2022 10:20 WIB

BPOM Tambah Kombinasi Vaksin COVID-19 Booster, Ini Daftarnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
BPOM izinkan penggunaan darurat 5 vaksin sebagai booster vaksin COVID-19. Vaksin booster itu akan diberikan kepada masyarakat umum pada 12 Januari mendatang. Booster vaksin COVID-19. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menambahkan daftar kombinasi jenis vaksin COVID-19 booster. Total ada enam jenis vaksin COVID-19 booster COVID-19 yang bisa diberikan kepada usia 18 tahun ke atas yang sudah divaksinasi lengkap atau dua dosis lebih dari enam bulan.

"Badan POM kembali mengeluarkan persetujuan penggunaan untuk 2 (dua) regimen booster heterolog pada vaksin COVID-19 yaitu vaksin Pfizer dosis setengah/half dose untuk vaksin primer Sinovac atau AstraZeneca serta vaksin AstraZeneca dosis setengah/half dose untuk vaksin primer Sinovac atau dosis penuh/full dose untuk vaksin primer Pfizer (full booster dose)," jelas Kepala Badan POM, Penny K Lukito pada rilis yang diterima detikcom Senin (17/1/2022).

BPOM disebut bakal secara bertahap memberikan tambahan kombinasi vaksin COVID-19 booster ke depan. Bukan tidak mungkin, daftarnya akan terus bertambah.

Penerima Sinovac kini diperbolehkan menggunakan vaksin booster Pfizer setengah dosis setelah hasil riset menunjukkan ada peningkatan antibodi yang tinggi 31 hingga 38 kali usai disuntik pada rentang 6 hingga 9 bulan.

"Secara umum pemberian dosis booster vaksin Pfizer dengan vaksin primer Sinovac dapat ditoleransi baik reaksi lokal maupun sistemik," tambahnya.

Secara bertahap, Badan POM melakukan proses evaluasi penggunaan booster vaksin sesuai dengan pengajuan dan ketersediaan data uji klinik yang mendukung pengajuan booster tersebut.

Berikut detail penambahan kombinasi vaksin COVID-19 booster versi BPOM RI:

  • Vaksin Pfizer setengah dosis untuk vaksin primer Sinovac/AstraZeneca
  • Vaksin AstraZeneca setengah dosis untuk vaksin primer Sinovac
  • Vaksin AstraZeneca dosis penuh untuk vaksin primer Pfizer

Simak Video 'Booster Sinovac vs Moderna, Lebih Ampuh Mana?':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)