Selasa, 18 Jan 2022 09:00 WIB

Jokowi Ungkap Banyak Negara Kaget Kasus COVID-19 RI Bisa Turun Drastis

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Presiden Jokowi Presiden Joko Widodo. (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan banyak negara yang kaget melihat kasus COVID-19 di Indonesia bisa menurun drastis. Pasalnya, kasus Corona di Indonesia sempat mencapai 56 ribu kasus pada puncaknya, Juli lalu.

Kasus tersebut kemudian menurun drastis, hingga berhasil 'hanya' melaporkan 100 hingga 200 kasus COVID-19 per hari.

"(Negara lain) banyak yang kaget kenapa Indonesia bisa tahu-tahu turun dari 56 ribu ke hanya angka-angka 100-an," kata Jokowi dalam sambutannya di acara Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Senin (17/1/2022).

Jokowi mengungkapkan menurunnya kasus COVID-19 ini karena Indonesia memiliki sifat gotong-royong, sesuai dengan nilai-nilai yang ada di Indonesia. Menurutnya, hal inilah yang tidak dimiliki negara-negara besar lainnya.

"Itu saya lihat betul implementasi dari Pancasila itu ada, masih kuat sekali, kegotongroyongan kita itu yang tidak dimiliki negara lain," ujar Jokowi.

"Kuncinya di situ, semuanya bergerak pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, organisasi-organisasi rakyat, perangkat kita yang sampai bawah semuanya," lanjutnya.

Selain itu, Jokowi juga menggambarkan saat kasus COVID-19 di Indonesia sedang tinggi-tingginya pertengahan bulan Juli. Ia menyebut kondisi saat itu sangat mengerikan.

Mulai dari rumah sakit sangat penuh, hingga lorong dan halaman di rumah sakit juga penuh akibat lonjakan kasus COVID-19. Meski begitu, Indonesia patut bersyukur karena sudah berhasil melewati kondisi tersebut.

"Tapi, kita patut bersyukur COVID-19 yang muncul di pertengahan bulan Juli yang menyebabkan kengerian di mana-mana saat itu, lorong rumah sakit penuh, halaman rumah sakit penuh, utamanya di Jawa dan Bali," beber Jokowi.

"Dan kita bersyukur kemarin (16/1), (kasus COVID-19) berada di angka 855. Dari 56 ribu, kemarin di 855. Itu pun sudah naik yang sebelumnya kita sudah berada di angka 100-200," pungkasnya.



Simak Video "Kabar Baik! Selama Ramadan, Tren Covid-19 di Indonesia Terus Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/sao)