Pesan Jokowi Soal Omicron: Segera Cari Booster, WFH bagi yang Bisa

ADVERTISEMENT

Round Up

Pesan Jokowi Soal Omicron: Segera Cari Booster, WFH bagi yang Bisa

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 19 Jan 2022 05:30 WIB
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut hingga saat ini sudah ada 840 kasus varian Omicron. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sejumlah pesan terkait varian baru yang menggemparkan dunia tersebut.

Dari jumlah kasus yang tercatat, kasus impor dari pelaku perjalanan luar negeri masih mendominasi. Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi menyebut hanya ada 174 kasus yang merupakan transmisi lokal.

Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan sudah ada 856 kasus varian Omicron di wilayahnya. Dari jumlah tersebut, 193 kasus merupakan transmisi lokal.

Berbicara dalam siaran pers Selasa (18/1/2022), Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah hal sebagai berikut.

1. Hati-hati tapi tak perlu panik

Mengutip laporan organisasi kesehatan dunia WHO, Jokowi menyebut varian Omicron lebih mudah menular. Namun demikian, gejala yang ditimbulkannya lebih ringan sehingga pasien umumnya tidak harus dirawat di rumah sakit.

"Berhati-hati perlu, waspada perlu, tapi jangan menimbulkan ketakutan dan kepanikan," pesan Jokowi.

2. Sebisa mungkin Work From Home

Guna mencegah penularan yang makin meluas, Jokowi mengingatkan untuk mengurangi mobilitas. Kecuali ada urusan yang mendesak, warga diimbau untuk menguarngi kegiatan di pusat-pusat keramaian.

"Dan untuk mereka yang bisa kerja dari rumah, Work From Home, lakukanlah kerja dari rumah," kata Jokowi.

Demikian juga terkait perjalanan ke luar negeri, Jokowi minta untuk tidak dilakukan jika tidak ada keperluan penting dan mendesak.

Jokowi juga berpesan soal prokes dan vaksin booster. Selengkapnya di halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT