Kamis, 20 Jan 2022 11:30 WIB

RI Catat Kenaikan Kasus Omicron, Perlukah Tarik Rem Darurat?

Ayunda Septiani - detikHealth
Sejumlah tenaga medis mengantar pasien COVID-19 dengan ambulans di kawasan Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Rabu (2/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kasus Corona di Indonesia melonjak, tembus 1.745 kasus baru per Rabu (19/1/2022) kemarin. DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus terbanyak yakni 1.012 kasus.

Meski mayoritas kasus Omicron terbanyak dari pelaku perjalanan luar negeri, transmisi lokal varian ini juga tak bisa dikesampingkan. Sejak Indonesia mencatat adanya varian Omicron pada 16 Desember 2021, tren rawat inap dan kasus aktif COVID-19 juga meningkat cukup signifikan.

Sehubungan dengan adanya kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia, perlukah terik rem darurat untuk menekan lajunya Corona?

Ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono menyebutkan dengan adanya tren kasus COVID-19, warga tidak perlu takut dan panik menyikapinya. Pemerintah juga menurutnya tidak perlu lagi memberlakukan 'rem darurat'

"Tidak perlu takut dengan adanya peningkatan kasus, jangan terlalu takut, kenapa? Sebagian besar tidak bergejala dan ringan," beber Pandu kepada detikcom, Kamis (20/1/2022).

Sejauh ini, para ahli melaporkan pasien Omicron hanya mengalami gejala yang cukup ringan dan mayoritas sembuh tanpa perawatan di rumah sakit. Meski demikian, masih ada risiko bagi mereka yang belum divaksinasi,

"Nggak usah tarik rem darurat, gas aja terus. Tapi yang digas itu adalah cakupan vaksinasi sama mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaaan seperti pakai masker, memperketat persyarakat pelaku perjalanan," lanjutnya.

Di samping itu, Pandu juga menyebut masyarakat sudah punya antibodi dan imunitas terhadap COVID-19. Meski demikian, imunitas tersebut masih perlu ditingkatkan terutama yang belum divaksinasi lengkap sebagai upaya agar terhindar dari Omicron.



Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)