Awas Text Neck Syndrome, Penyakit karena Terlalu Lama Pakai Ponsel

ADVERTISEMENT

Awas Text Neck Syndrome, Penyakit karena Terlalu Lama Pakai Ponsel

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 21 Jan 2022 05:30 WIB
Young woman scrolling through her phone in an office lobby composite.
Text neck syndrome menyerang ketika terlalu sering pakai ponsel (Foto: iStock)
Jakarta -

Di masa pandemi ini, ponsel atau gadget lain menjadi barang utama yang sangat penting karena melakukan berbagai aktivitas secara online. Namun, apakah kalian tahu, kalau penggunaan ponsel yang terlalu lama dapat menyebabkan dampak serius, salah satunya text neck syndrome.

Apa sih yang dimaksud dengan text neck syndrome? Dikutip dari Spine Health, sindrom ini merupakan cedera akibat tekanan berulang di daerah leher yang dipicu oleh penggunaan ponsel yang terlalu lama.

Ketika menggunakan ponsel, baik itu membalas pesan, menjelajahi web, bermain game, atau mengerjakan suatu pekerjaan, kepala akan cenderung menunduk sehingga menyebabkan otot di daerah leher menjadi tegang dan memicu rasa nyeri.

"Saat bermain handphone, misalnya menonton video atau bermain media sosial leher akan lebih menunduk dan terjadi dalam waktu yang cukup lama," ucap dr Didik Librianto, SpOT (K), konsultan tulang belakang dari Jakarta Spine Clinic (JSC) RS Pondok Indah, dalam diskusi online, Kamis (20/1/2022).

Pada dasarnya, kepala memiliki berat 10 hingga 12 pon (5-6 kg) dalam posisi tegak leher. Namun, ketika seseorang sedang menggunakan ponsel, biasanya kepala akan cenderung menekuk sekitar 45 atau 60 derajat ke depan yang membuat leher menahan beban sekitar 50 hingga 60 pon atau sekitar 25-30 kg.

Leher sendiri tak mampu menahan beban dan tekanan tersebut dalam waktu yang lama. Itu mengapa banyak sekali orang yang mengalami text neck syndrome atau disebut sindrom text neck.

Gejala Text Neck Syndrome

Dikutip dari Spine Health, berikut beberapa gejala umum yang kerap dialami oleh pengidap text neck syndrome:

1. Nyeri di leher, punggung atas, dan bahu

Rasa nyeri yang muncul kemungkinan dapat bersifat intens dan menusuk. Biasanya kondisi ini mulai terjadi di bagian bawah leher hingga bahu.

2. Posture kepala cenderung ke depan

Kondisi ini bisa terjadi akibat otot di leher, dada, dan punggung atas tidak seimbang.

3. Nyeri yang makin memburuk saat leher ditekuk

Gejala text neck syndrome berikutnya adalah rasa nyeri yang makin memburuk saat leher ditekuk ke depan atau saat menggunakan ponsel

4. Mobilitas berkurang

Mobilitas leher, punggung bagian atas, dan bahu akan semakin berkurang sehingga menyebabkan sesak napas.

5. Sakit kepala

Nyeri dan kejang yang terjadi di otot-otot pangkal leher atau nyeri yang menjalar dari leher ke kepala, bisa meningkatkan risiko sakit kepala dan kelelahan pada mata.

Selain gejala umum, ada juga gejala yang jarang dialami oleh para pengidapnya, yaitu seperti:

1. Radikulopati serviks

Sensasi nyeri yang menjalar dari leher ke pundak, telapak tangan, dan jari.

2. Masalah keseimbangan

Tubuh akan terasa tidak seimbang, mudah limbung, bahkan berjalan pun sempoyongan. "Bila sudah berat bisa mengakibatkan gangguan keseimbangan. Misalnya berjalan seperti sempoyongan, mudah limbung, atau buang air menjadi terganggu," lanjut dr Didik.

3. Sakit rahang

Selain rasa nyeri yang menjalar ke pundak, telapak, tangan, dan jari, text neck syndrome ini juga dapat menyebabkan sakit pada rahang.

Cara Mencegah Text Neck Syndrome

Untuk mengatasi dan mencegah kondisi ini dapat melakukan sejumlah cara sebagai berikut:

1. Memegang ponsel dalam posisi yang lebih tinggi

Meletakkan ponsel dalam posisi yang lebih tinggi akan membantu leher agar tidak terlalu banyak menunduk dan mengurangi ketegangan pada tulang belakang.

2. Sering-sering beristirahat

Luangkan waktu sejenak untuk jauh dari gadget, termasuk ponsel untuk menghindari nyeri pada leher.

"Pakai jeda, memang media sosial yang bisa diakses di ponsel itu sangat adiktif (ketergantungan), tapi polanya bisa diubah. Atur juga posisi duduk agar leher tidak terlalu terbebani," katanya.

3. Lakukan peregangan

Lakukan peregangan beberapa menit sehari untuk menghilangkan ketegangan di area leher.

"Sehingga tidak terjadi tekanan di leher maupun di pinggang. Dengan begitu dapat memberikan hasil kinerja yang baik," ucap dr Didik.

Jadi guys, jangan terlalu sering-sering melihat ponsel atau gadget lainnya dalam keadaan nunduk ya. Hal ini bertujuan untuk menghindari text neck syndrome atau nyeri pada bagian leher. Usahakan memegang ponsel dalam posisi yang lebih tinggi atau setara dengan mata.



Simak Video "Orang Tua Korban Protes Menkes Sebut Kasus Gagal Ginjal Alami Penurunan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT