Jumat, 21 Jan 2022 11:23 WIB

Stop! Sebar Foto-Video Kecelakaan Maut Tronton Balikpapan Bisa Picu Trauma

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi wanita menggunakan ponsel Stop! Jangan sebar foto-video kecelakaan maut di media sosial. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Georgijevic)
Jakarta -

Tragis, kecelakaan maut terjadi di turunan wilayah Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), lima orang dilaporkan tewas. Kejadian terjadi saat truk tronton disebut rem blong hingga lepas kendali, menyeruduk sejumlah pengendara.

"Iya tadi pagi (kejadiannya) jam 5 lebih," kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (21/1/2022).

Detik-detik kejadian kecelakaan maut Balikpapan tersebar luas di media sosial. Bahkan, foto jenazah yang menjadi korban kecelakaan juga bebas diakses di Twitter, per Jumat (21/1/2022).

Tak sedikit netizen yang merespons unggahan tersebut, meminta akun pengunggah foto, menyensor gambar tubuh korban. Menurut psikolog klinis dewasa Wulan Ayu Ramadhani MPsi, foto korban kecelakaan yang tersebar di media sosial bisa memicu rasa syok dan kesedihan mendalam.

Kondisi psikis keluarga korban dan netizen yang melihat bisa saja ikut terdampak.

"Keluarga bisa saja masih syok dan trauma atau bahkan bisa jadi belum bisa menerima kondisi tersebut," beber Wulan beberapa waktu lalu.

Senada, psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center menyarankan setiap orang untuk bijak membagikan informasi kecelakaan di media sosial. Jangan sampai, kabar yang diberikan malah memicu rasa trauma dan cemas banyak orang.

"Cukup sebarkan beritanya saja. Karena kita tidak tahu apakah foto yang kita sebarkan tersebut dapat mentrigger kecemasan dan muncul kembali trauma pada orang lain yang melihatnya," beber Rahma, saat dihubungi terpisah.



Simak Video "Ngopi Agar Nggak Ngantuk di Jalan, Efektif?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)