Senin, 24 Jan 2022 05:23 WIB

DKI Catatkan Lebih dari 9 Ribu Kasus Aktif, 79 Persen Transmisi Lokal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
SDN Jati 01 Pagi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, gelar swab PCR massal yang diikuti para guru. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran Corona di lingkungan sekolah Virus Corona COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

DKI mencatatkan penambahan kasus COVID-19 paling tinggi di Indonesia, sebanyak 1.739 kasus pada Minggu (24/1/2022). Sementara jumlah kasus aktif bertambah 1.217 sehingga total menjadi 9.057 kasus.

"Perlu digarisbawahi bahwa 7.166 orang dari jumlah kasus aktif (79 persen) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam siaran pers Pemprov DKI.

Sementara itu, tambahan 1.739 kasus baru menjadikan total kasus mencapai 879.307 kasus. Sebanyak 1.460 atau 84 persen merupakan transmisi lokal.

Jumlah kasus varian Omicron tercatat sebanyak 1.313, terdiri dari 854 kasus pelaku perjalanan luar negeri dan 459 kasus transmisi lokal.

Dari total kasus positif, sebanyak 856.653 dinyatakan telah sembuh sehingga tingkat kesembuhan mencapai 97,4 persen. Sementara total kematian sebanyak 13.597 kasus, sehingga tingkat kematian 1,5 persen.

Simak Video 'Peta Sebaran 2.925 Kasus Baru Covid-19 RI 23 Januari 2022: DKI Tertinggi':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)