Laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI hingga Sabtu (22/1/2022) menunjukkan sudah ada 1.396 kasus varian Omicron. Mayoritas merupakan kasus impor dari pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yakni sebanyak 840 orang.
Berdasarkan status vaksinasi, sebanyak 71,7 persen sudah mendapatkan dosis lengkap, 3,3 persen sudah vaksinasi tetapi belum dosis lengkap, 6,1 persen belum vaksinasi, dan 18,9 persen tidak diketahui status vaksinasinya.
Sementara itu, Arab Saudi menjadi negara penyumbang Omicron terbanyak di Tanah Air dengan 147 kasus. Turki menyusul di urutan berikutnya dengan 127 kasus, diikuti Amerika Serikat dengan 101 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut 20 negara kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri penyumbang varian Omicron hingga 22 Januari 2022:
- Arab Saudi: 147 kasus
- Turki: 127 kasus
- Amerika Serikat: 101 kasus
- Malaysia: 75 kasus
- Uni Emirates Arab: 63 kasus
- Singapura: 29 kasus
- Qatar: 28 kasus
- Inggris: 20 kasus
- Rusia: 16 kasus
- Spanyol: 15 kasus
- Hong Kong: 15 kasus
- Australia: 15 kasus
- Jepang: 13 kasus
- India: 12 kasus
- Perancis: 10 kasus
- Taiwan: 9 kasus
- Filipina: 9 kasus
- Kenya: 8 kasus
- Finlandia: 7 kasus
- Jerman: 6 kasus
Sebaran 311 kasus transmisi lokal di Indonesia bisa disimak di halaman berikut.
Transmisi lokal varian Omicron di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 311 kasus. Berikut sebaran Omicron di Indonesia hingga 21 Januari 2022:
- Banten: 155 kasus
- DKI Jakarta: 894 kasus
- Jawa Barat: 113 kasus
- Jawa Tengah: 9 kasus
- Jawa Timur: 8 kasus
- Kalimantan Barat: 1 kasus
- Sulawesi Selatan: 1 kasus
- Sulawesi Utara: 4 kasus
- Sumatera Utara: 1 kasus











































