Senin, 24 Jan 2022 11:56 WIB

Siap-siap! Menkes Prediksi Lonjakan Omicron di DKI dan Bodetabek

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. Foto: dok detikcom
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan sejumlah wilayah yang bakal mengalami lonjakan kasus Omicron. Dibanding daerah lain, DKI Jakarta dan Bodetabek bakal dihadang jumlah Omicron lebih banyak.

"Paling banyak Omicron akan terjadi di DKI Jakarta dan Jabodetabek dalam 2-3 minggu ke depan, kita akan percepat vaksinasi booster di sana," beber Menkes dalam konferensi pers PPKM Senin (24/1/2022).

Menkes memastikan bed pasien COVID-19 di rumah sakit sudah disediakan dengan kapasitas lebih banyak. Bahkan, totalnya mencapai 80 ribu tempat tidur.

"Yang sudah terisi sekitar 5 ribu, jadi masih ada room," kata dia.

Begitu pula dengan pasokan obat-obatan dan stok oksigen. Menkes memastikan kesiapan pemerintah dalam menghadapi gelombang Omicron yang diprediksi terjadi Februari, lebih siap ketimbang tahun lalu.

"Stok oksigen, obat-obatan dan tenaga kesehatan juga kami sudah siapkan dan mudah-mudahan ini tidak dibutuhkan, karena kami berharap yang masuk RS akan lebih rendah," pungkas dia.

Simak Video 'Jabodetabek Jadi Sumber Lonjakan Covid-19 di Jawa-Bali':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)