Selasa, 25 Jan 2022 19:57 WIB

Kondisi Stres Bisa Picu Masalah Pencernaan, Masa Sih?

Jihaan Khoirunnisa - detikHealth
sakit perut Foto: shutterstock
Jakarta -

Hari Gizi Nasional 2022 diperingati pada tanggal 25 Januari setiap tahunnya. Momentum ini jadi pengingat untuk senantiasa menjaga kesehatan tubuh, terlebih di masa pandemi COVID-19.

Nutrisionis dr. Rita Ramayulis mengatakan agar tetap fit dan sehat, maka harus menjaga kesehatan sistem cerna. Dijelaskannya 70 persen sel imunitas ada pada usus. Sehingga kondisi tubuh secara keseluruhan sangat bergantung pada sistem pencernaan.

"(Sel imunitas tersebut) berbentuk kelenjar getah bening, dan berbentuk mikrobiota. Jadi Tuhan memberikan usus kita keseimbangan mikrobiota, 70-80 persen bentuknya mikrobiota, dan 20-30 mikrobiota patogen. Kalau mikrobiota kalah jumlahnya dari patogen, itu awal mula penyakit di tubuh. Sehingga harus dijaga betul," ujaar dr. Rita dalam webinar 'Pemenuhan Gizi yang Baik Untuk Pencernaan', Selasa (25/1/2022).

Lebih lanjut dia pun mengingatkan untuk melakukan manajemen stres jika ingin terhindar dari masalah pencernaan. Menurut dr. Rita, seseorang yang mengalami gangguan mental seperti kecemasan serta stres akan lebih mudah mengalami gangguan asam lambung hingga konstipasi atau sulit BAB.

"Jadi orang yang gampang panik, gampang stres, tubuhnya akan memproduksi hormon kortisol. Hormon kortisol itu hormon stres, nanti diproduksi dalam jumlah tinggi," jelasnya.

Saat kadar hormon kortisol sedang tinggi, lanjut dia, maka akan meningkatkan gerakan pada tubuh. Tak terkecuali peningkatan yang tidak terkendali pada organ pencernaan. Hal ini dinilainya akan mengganggu proses pencernaan di dalam tubuh.

Di samping itu, dr. Rita juga mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat. Dia menyebut penting untuk memiliki waktu istirahat yang cukup di malam hari. Sebab kualitas tidur dapat mempengaruhi keseimbangan hormon.

"Nggak hanya itu, jam tidur kita juga berpengaruh. (Nanti) tubuh tidak bisa membedakan mana zat yang harus diserap, mana yang tidak. Bagaimana penyerapan yang baik dan tidak juga akan terganggu," jelasnya.

Selain itu, pastikan makanan yang dikonsumsi memenuhi kebutuhan gizi harian, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah konsumsi serat. dr. Rita menjelaskan serat menjadi salah satu komponen terpenting yang harus dipenuhi untuk menjaga kesehatan usus serta sistem pencernaan lainnya.

vegeta Foto: Screenshoot webinar 'Pemenuhan Gizi yang Baik Untuk Pencernaan'

Sementara itu, Franda mengaku setuju dengan penjelasan dr. Rita. Oleh karena itu, dia selalu berupaya menjalankan pola hidup sehat supaya kesehatan pencernaan ikut terjaga. Tidak hanya melakukan manajemen stres, tapi istri dari artis Samuel Zylgwyn ini juga menerapkan pola makan bergizi seimbang.

"Memperhatikan asupan makanan setiap hari. Jangan terlalu banyak gorengan. Terus konsumsi air putih harus cukup. Dan sebisa mungkin olahraga 7000-10000 langkah. Sama harus happy, nggak boleh stres," tutur dia.

Franda mengungkapkan sayur dan buah tidak pernah absen dalam menu makan sehari-hari. Hal ini dalam rangka memastikan kebutuhan serat tetap terpenuhi. Namun, jika kegiatannya cukup padat, dia biasanya melengkapi dengan minuman kaya serat seperti Vegeta Herbal atau Vegeta Scrubber.

"Jadi Vegeta Scrubber ada kandungan prebiotik dan probiotiknya. Kalau kebutuhan mikrobiota kita kurang, bisa dibantu," katanya.

"Biasanya kalau Vegeta Scrubber untuk sehari-hari, karena aman dan praktis. Kalau vegeta herbal itu sesuai kebutuhan, kalau lagi sembelit dan susah BAB baru deh," tandasnya.

Sebagai informasi, webinar 'Pemenuhan Gizi yang Baik Untuk Pencernaan' diselenggarakan oleh Enesis bersama detikcom, bertepatan dengan momen Hari Gizi Nasional 2022. Acara ini membahas seputar pentingnya kandungan gizi dalam makanan. Serta makanan yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

(akn/ega)