Rabu, 26 Jan 2022 19:30 WIB

Kasus Omicron di DKI Nyaris 2 Ribu, 613 Transmisi Lokal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kasus Omicron di DKI Jakarta hampir menyentuh 2 ribu kasus. Pelaku perjalanan luar negeri menjadi penyumbang terbanyak kasus Omicron di DKI.

"Dari 1.922 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.309 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 613 lainnya adalah transmisi lokal," beber Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dwi Oktavia di laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Selain itu Dwi juga mengatakan kasus COVID-19 di DKI juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan data terkini Dinkes DKI, total jumlah kasus aktif di Jakarta hari 14.082 orang. Dari jumlah kasus aktif, 12.483 orang atau 88,6 persen adalah transmisi lokal.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 147.491 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 771.228 per sejuta penduduk," tambahnya.



Simak Video "Menkes: Jabodetabek Paling Banyak Menyumbang Kasus Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)