Kamis, 27 Jan 2022 17:37 WIB

Prediksi Pola Penyebaran Omicron RI, dari DKI Merembet ke Jateng-Bali

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Kasus COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, khususnya DKI, mengalami penurunan. Namun bukan berarti virus Corona sudah hilang karena kita masih berperang melawan COVID-19. Pasien Omicron di Indonesia. (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut pasien Omicron di Indonesia sudah mencapai 1988 orang, ada tiga pasien yang meninggal dunia. Karenanya, vaksinasi COVID-19 wajib ditingkatkan usai transmisi lokal juga terus bertambah.

"Pola penyebaran Omicron akan di DKI Jakarta dulu, kalau saya lihat Jakarta dulu dan Banten, kemudian Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah dan Yogyakarta," tutur dia dalam konferensi pers Kamis (27/1/2022).

"Beruntung di daerah ini vaksinasi lansia-nya cukup tinggi, ini menjadi medan perang pertama, terutama DKI Jakarta termasuk yang paling siap," sambungnya.

Menkes kemudian mendorong sejumlah wilayah yang cakupan vaksinasinya masih rendah, untuk meningkatkan vaksinasi di tengah meluasnya varian Omicron. Ia juga selalu memastikan komunikasi dengan sejumlah pihak di daerah untuk tingkat vaksinasi yang masih belum mencapai target pemerintah atau WHO.

"Kita bisa menguji strategi kita seperti apa, saya berharap daerah-daerah lain yang masih rendah bantu dipercepat," tandasnya.

Pasien Omicron yang sudah divaksinasi lengkap terbukti hanya mengeluhkan gejala ringan atau bahkan positif COVID-19 tanpa gejala.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)