Jumat, 28 Jan 2022 08:33 WIB

Omicron 'Siluman' BA.2 Masuk RI, Eks Petinggi WHO Bahas Kemungkinan Dampaknya

Firdaus Anwar - detikHealth
BA2. New variant of the SARS-CoV-2 coronavirus. Subvariant of Omicron. Design horizontal. Virus design and black text. Foto: Getty Images/iStockphoto/Fernando Astasio
Jakarta -

Omicron BA.2 dipastikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sudah terdeteksi di Indonesia. Subvarian ini dijuluki 'Omicron siluman' karena lebih sulit dideteksi dengan tes SGTF (S-gene Target Failure).

"Sudah ada. Kita sudah deteksi mungkin sekitar 10," kata Menkes Budi dalam perbincangan dengan media, Kamis (27/1/2022).

Mantan Direktur Penyakit Menular Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bagian Asia Tenggara, Profesor Tjandra Yoga Aditama, mengatakan Omicron BA.2 memang sedang meningkat di beberapa negara. Bukan tidak mungkin perlu ada penyesuaian kebijakan bila kemudian subvarian ini menyebar luas di Indonesia.

"Kita ketahui bahwa BA.2 dikenal sebagai 'stealth Omicron' atau Omicron yang 'menipu', khususnya karena adanya delesi fenomena 'S gene target failure - SGTF' sehingga dapat tidak terdeteksi oleh pemeriksaan PCR SGTF yang kini justru mulai diperbanyak di negara kita," ungkap Prof Tjandra.

"Sekarang memang jumlah BA.2 masih amat kecil, tapi kalau jumlahnya makin banyak maka bukan tidak mungkin dapat mempengaruhi kebijakan yang perlu diambil," pungkasnya dalam pesan yang diterima detikcom pada Jumat (28/1/2022).



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)