Sabtu, 29 Jan 2022 06:00 WIB

Ini Ciri-ciri OCD, Gangguan Mental Seperti yang Diidap Aliando Syarief

Hartaty Varadifa - detikHealth
Aliando Syarief saat berkunjung ke kantor detikcom. Foto: Asep Syaifullah
Jakarta -

Sudah lama tidak muncul di layar televisi, pemain sinetron Ganteng-Ganteng Serigala Aliando Syarief belakangan ini dikabarkan mengidap obsessive-compulsive disorder (OCD).

Ia mengaku saat ini sedang berjuang melawan penyakit tersebut yang sudah berlangsung dua tahun. Hal ini membuatnya sulit untuk fokus dan akhirnya membatalkan proyek yang seharusnya ia jalani.

"2 tahun kena OCD nggak bisa ngapa-ngapain dan susah untuk dipahami. Gue fokus ke mana, nggak sinkron pikiran dan otak. 2019 harusnya ada project lagi, tapi batal karena gue OCD," tutur Aliando di media sosial Instagram.

Bintang film dan sinetron itu juga mengatakan bahwa ia sangat terganggu dengan kondisinya. Dia juga merasa terus berpikir secara berulang lantaran sulit mengikuti pikirannya.

"Gue lagi main, tiba-tiba disuruh ngulang sama pikiran gue. Kalau nggak, (gue jadi berpikir) akan ada yang celaka," aku Aliando.

Lantas apa itu OCD dan bagaimana ciri-ciri orang yang mengidapnya?

Obsessive compulsive disorder atau OCD merupakan gangguan mental yang menyebabkan seseorang merasa harus melakukan suatu tindakan secara berulang-ulang. Jika hal itu tidak dilakukan, pengidap OCD akan merasa cemas, khawatir, dan ketakutan.

Dikutip dari Healthline, gangguan OCD memiliki dua kategori gejala yaitu obsesif dan kompulsif dan bisa saja hanya mengalami satu jenis gejala dari keduanya. Seseorang yang mengidapnya kerap sulit melakukan rutinitas harian seperti kegiatan di sekolah, sosial, atau bahkan di tempat kerja.

Adapun ciri-ciri obsesif ditunjukkan dengan munculnya pikiran yang terus berulang dan sulit dihindari seperti:

  1. Kekhawatiran tentang kuman, kotoran, atau penyakit
  2. Takut menyakiti diri sendiri atau orang lain
  3. Takut mengatakan sesuatu yang menyinggung
  4. Membuat barang-barang harus selaras, teratur, atau simetris
  5. Muncul pikiran seksual atau kekerasan secara eksplisit
  6. Khawatir membuang barang
  7. Mempertanyakan hasrat atau orientasi seksual
  8. Khawatir dengan kesehatan dan keselamatan diri sendiri atau orang yang dicintai
  9. Merasa ada yang mengganggu baik itu dari suara, gambar, atau kata

Sedangkan contoh ciri-ciri yang menunjukan kompulsif meliputi:

  1. Mencuci tangan, benda, atau tubuh
  2. Mengatur atau menyelaraskan objek dengan cara tertentu
  3. Menghitung atau mengulangi frasa tertentu
  4. Menyentuh sesuatu beberapa kali
  5. Mencari kepastian dari orang lain
  6. Mengumpulkan barang-barang tertentu atau membeli beberapa barang yang sama
  7. Menyembunyikan benda yang bisa digunakan untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain
  8. Secara mental memeriksa tindakan untuk memastikan agar tidak menyakiti orang

Tindakan kompulsi bisa jadi sebagai respons terhadap obsesi. Begitu obsesi muncul, seseorang yang mengalaminya mungkin merasa terdorong untuk mengambil tindakan tersebut supaya bisa meredakan kecemasan dan kesusahan yang ditimbulkan atau untuk menjaga agar pikiran obsesif itu tidak menjadi kenyataan.

Tindakan tersebut bisa terus berulang sampai semuanya dianggap tampak benar. Jika merasa terus melakukan kesalahan maka tindakan itu akan diulang lagi dari awal sampai sempurna.

Saksikan juga: Penjaga 'Terakhir' Warisan Gambang Kromong dari Tangerang

[Gambas:Video 20detik]



(fds/fds)