Sabtu, 29 Jan 2022 10:14 WIB

Program Vaksin Booster Jalan Terus, PAPDI Ingatkan Cakupan Dosis Primer

Firdaus Anwar - detikHealth
Vaksinasi booster di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati. Foto: Firdaus Anwar/detikHealth
Jakarta -

Program vaksin booster di Indonesia saat ini masih terus berjalan. Kelompok lansia dan orang dengan gangguan sistem imun mendapat prioritas dengan yang lainnya menyusul asal sudah mendapat tiket dari PeduliLindungi.

Terkait hal ini, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengingatkan pemerintah agar tidak melupakan target cakupan vaksinasi dosis primer (dosis satu dan dua). Vaksinasi dosis primer disebut penting terutama untuk lansia, orang dengan penyakit penyerta, anak-anak, dan ibu hamil.

"Cakupan vaksin primer harus terus ditingkatkan sesuai dengan pencapaian yang diharapkan terutama bagi kelompok usia lanjut, komorbid, anak-anak dan ibu hamil," kata Ketua Badan Khusus Satgas lmunisasi Dewasa PAPDI, Profesor Samsuridjal Djauzi, dalam pesan yang diterima detikcom Sabtu (29/1/2022).

PAPDI tetap mendukung program vaksin booster dan mengajak masyarakat untuk tidak perlu ragu atau takut efek samping vaksin. Masyarakat yang mengalami efek samping disarankan melapor ke nomor telepon yang telah disiapkan atau fasilitas Iayanan kesehatan masyarakat.

"Bersama protokol Kesehatan, vaksinasi COVID-19 berperan penting dalam mengendalikan pandemi COVID ini. Meski demikian, keberhasilan program vaksinasi akan sangat tergantung pada banyak sektor untuk mengatasi hambatan yang ada, salah satunya mengatasi kesalahan informasi vaksin," kata Ketua PAPDI dr Sally A Nasution, SpPD.

"Keberhasilan program vaksinasi dan perjalanan menuju berakhirnya pandemic ini bisa berhasil apabila masyarakat dan semua sektor saling bekerjasama," pungkasnya.



Simak Video "Apakah Suntikan Booster Efektif Lawan Varian Baru Covid-19?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)