ADVERTISEMENT

Minggu, 30 Jan 2022 18:30 WIB

Dokter Jelaskan Beda Batuk Omicron Vs Flu Biasa, Ada Satu yang Khas Banget

Vidya Pinandhita - detikHealth
Female doctor holds a face mask with - Omicron variant text on it. Covid-19 new variant - Omicron. Omicron variant of coronavirus. SARS-CoV-2 variant of concern Mirip flu biasa dan masuk angin, ini gejala Omicron paling khas menurut dokter paru. Foto: Getty Images/iStockphoto/golibtolibov
Jakarta -

Gejala infeksi varian Omicron sangat mirip dengan flu biasa, misalnya berupa batuk disertai hidung meler dan tersumbat. Memang sulit dibedakan, namun menurut spesialis paru, satu gejala paling khas pada pasien Omicron yang belum tentu ada pada pasien flu adalah sakit tenggorokan.

"Kalau flu itu jarang sekali sakit tenggorokan, nyeri tenggorokan. Kalau pada COVID-19, banyak sekali pasien saya 60 persen saya kira rata-rata berhubungan dengan saluran napas," kata Spesialis paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K) dalam konferensi pers virtual, Sabtu (29/1/2022).

"(Pasien Omicron) merasa nggak enak tenggorokannya. Gatal, nyeri, dan menelan sakit. Nah sakit menelan juga (salah satu gejala infeksi Omicron)," sambungnya.

Bisakah infeksi Omicron dideteksi dari batuk?

Sama seperti pasien flu biasa, orang yang terjangkit varian Omicron biasanya mengeluhkan hidung meler dan tersumbat, disertai batuk. Catatan dari dr Erlina, gejala batuk pada pasien Omicron biasanya berupa batuk kering.

"Mulai dari gatal tenggorokan sampai nyeri, kemudian biasanya menjadi batuk. Biasanya batuknya kering, kemudian disertai hidung tersumbat. Di hidung ada beberapa, ada yang merasa hidung tersumbat, ada yang merasa pilek," terangnya.

"Tambahannya adalah nyeri kepala dan badannya lemas (pada pasien Omicron). Ini mirip banget dengan flu oleh sebab itu untuk kondisi Omicron yang sudah mulai marak, jangan terlalu menganggap enteng flu terutama pada orang-orang lansia atau usia tua, atau orang-orang dengan komorbid yang komorbidnya tidak terkendali," pungkas dr Erlina.



Simak Video "Omicron Identik dengan Batuk Kering dan Kelelahan"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT