Masuk Angin Bisa Jadi Gejala COVID-19 Omicron, Begini Membedakannya

ADVERTISEMENT

Masuk Angin Bisa Jadi Gejala COVID-19 Omicron, Begini Membedakannya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Senin, 31 Jan 2022 11:46 WIB
ilustrasi kerokan
Ternyata masuk angin bisa jadi gejala COVID-19 varian Omicron (Foto: iStock)
Jakarta -

Gejala COVID-19 varian Omicron memang mirip sekali dengan masuk angin dan flu biasa, seperti batuk, pilek, hingga hidung yang tersumbat. Kadang sulit sekali dibedakan, namun menurut dokter spesialis paru, ada satu gejala Omicron yang belum tentu diidap oleh pasien flu, yaitu sakit tenggorokan.

"Kalau flu itu jarang sekali sakit tenggorokan, nyeri tenggorokan. Kalau pada COVID-19, banyak sekali pasien saya 60 persen saya kira rata-rata berhubungan dengan saluran napas," ucap Spesialis paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K) dalam konferensi pers virtual, Sabtu (29/1/2022).

dr Erlina mengungkapkan bahwa pasien Omicron umumnya mengalami sensasi gatal, nyeri, dan sakit menelan pada bagian tenggorokannya.

"(Pasien Omicron) merasa nggak enak tenggorokannya. Gatal, nyeri, dan menelan sakit. Nah sakit menelan juga (salah satu gejala infeksi Omicron)," sambungnya.

Selain sakit tenggorokan, dr Erlina juga mengungkapkan bahwa pasien Omicron juga mengalami gejala batuk yang mirip dengan pasien flu, namun, berupa batuk kering. Gejala serupa juga dikeluhkan saat seorang mengalami masuk angin.

"Masuk angin itu mungkin ekspresi orang juga menyatakan badannya nggak enak," kata dr Erlina.

Menurut dr Erlina, Omicron cenderung mengalami replikasi atau berkembang biak di saluran napas bagian atas. Karenanya, keluhan yang muncul tidak jauh-jauh dari gangguan saluran pernapasan atas.

"Mulai dari gatal tenggorokan sampai nyeri, kemudian biasanya menjadi batuk. Biasanya batuknya kering, kemudian disertai hidung tersumbat. Di hidung ada beberapa, ada yang merasa hidung tersumbat, ada yang merasa pilek," terangnya.

"Tambahannya adalah nyeri kepala dan badannya lemas (pada pasien Omicron). Ini mirip banget dengan flu oleh sebab itu untuk kondisi Omicron yang sudah mulai marak, jangan terlalu menganggap enteng flu terutama pada orang-orang lansia atau usia tua, atau orang-orang dengan komorbid yang komorbidnya tidak terkendali," pungkas dr Erlina.



Simak Video "Temuan Terkini Terkait Subvarian Omicron BN.1"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT