ADVERTISEMENT

Selasa, 08 Feb 2022 18:22 WIB

Kabar Baik dari Kemenkes di Tengah Lonjakan Omicron di RI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Aturan Isoman Omicron: Syarat Klinis dan Syarat Rumah Isolasi terpusat pasien COVID-19. (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI membeberkan jumlah keterisian tempat tidur bagi pasien COVID-19 masih memadai. Per hari ini, Selasa (8/2/2022), ada 23,86 persen pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Saat ini rumah sakit difokuskan untuk merawat pasien sedang, berat, dan kritis. Kemenkes menyebut dengan pasien tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan menjalani isolasi mandiri dan isolasi terpusat akan mengurangi hingga 70 persen beban rumah sakit.

"Hari ini dari data rumah sakit yang kami terima secara nasional per pukul 15.30 WIB, jumlahnya lebih sedikit dari data rumah sakit sehari sebelumnya," ujar juru bicara vaksinasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulis.

Disebutkan juga bahwa gejala Omicron sebagian besar relatif lebih ringan dari gejala varian Delta. Hal ini diperkirakan karena vaksinasi di Indonesia sudah cukup tinggi.

Sementara itu pada Minggu (6/2), dari 58 pasien bergejala berat yang dirawat di rumah sakit vertikal Kemenkes diketahui 60 persen pasien di antaranya belum mendapat vaksinasi lengkap.

Sementara itu juga tercatat bahwa 356 pasien meninggal, 42 persen memiliki komorbid. Lalu 44 persen dari korban meninggal adalah lansia dan sebagian besar korban (69 persen) belum divaksinasi lengkap.

"Vaksinasi memberikan manfaat besar untuk mencegah pasien dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang sampai berat. Melengkapi vaksinasi COVID-19 memiliki sisi positif yang jauh lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat," beber dr Nadia.



Simak Video "Kemenkes Konfirmasi 2 Pasien Omicron Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT