Risiko penularan COVID-19 menjelang perayaan Hari Valentine 14 Februari jadi perhatian pemerintah Thailand. Sampai-sampai, harus membuat panduan bercinta 'penangkal' COVID-19.
Sebagaimana wilayah lain di Asia Tenggara, Thailand saat ini tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Jumlah kasus yang awalnya sekitar 8.000 pada awal bulan, kini telah melonjak hingga dua kali lipat.
Perayaan Hari Valentine 14 Februari diyakini bisa meningkatkan tren lonjakan kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"COVID-19 bukan penyakit menular seksual, tetapi tertular COVID-19 dimungkinkan melalui pernapasan kontak dekat dan pertukaran ludah," kata Direktur Biro Kesehatan Reproduksi Bunyarit Sukrat, dikutip dari Straits Times, Minggu (13/2/2022).
Bunyarit merekomendasikan pasangan untuk melakukan tes antigen sebelum kencan, untuk mencegah penularan COVID-19. Saat bercinta, ia juga menganjurkan untuk menghindari posisi saling berhadapan maupun 'deep-kiss'.
"Jika memungkinkan, menggunakan masker saat bercinta bisa membantu mengurangi risiko COVID-19," pesannya.
(up/up)











































