Senin, 21 Feb 2022 20:20 WIB

Ramai Hujan Es di Surabaya, Awas Ini Risiko Cedera yang Bisa Terjadi

Firdaus Anwar - detikHealth
Hujan es di Madiun Foto: Sugeng Harianto
Jakarta -

Hujan es melanda sebagian wilayah Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (21/2/2022). Kejadian ini jadi perbincangan dengan sebagian netizen mengunggah foto dan video yang menunjukkan dampak dari hujan es.

"Rasanya clekit-clekit, lebih sakit dari hujan. Makanya saya cari tempat yang ada atapnya. Terpaksa berteduh di gapura kampung," kata salah satu warga, Khoirul Hadi, pada detikJatim, Senin (21/2/2022).

Terkait hal tersebut, hujan es merupakan fenomena cuaca yang memang memiliki risiko bahaya. National Severe Storms Laboratory (NSSL) Amerika Serikat mengatakan hujan es dapat menimbulkan cedera parah bahkan kematian pada manusia atau hewan.

Salah satu risiko cedera yang rawan terjadi, selain karena hantaman langsung dari es, adalah luka karena pecahan kaca. Ini karena batu es yang jatuh kencang dapat memiliki kekuatan yang cukup untuk memecahkan jendela bangunan atau mobil.

"Bila anginnya cukup kuat, hujan es dapat jatuh dengan sudut yang miring. Ini dapat merusak sisi-sisi rumah, memecahkan jendela dan masuk ke rumah, memecahkan jendela mobil, dan menimbulkan cedera serius dan atau kematian pada manusia atau hewan," tulis NSSL seperti dikutip pada Senin (21/2/2022).

Satu kejadian cedera karena hujan es pernah dilaporkan terjadi di Australia. Seorang ibu bernama Fiona Simpson pada tahun 2018 lalu berakhir dengan tubuh penuh memar karena melindungi anaknya yang masih bayi dari badai hujan es.



Simak Video "Daftar Daerah Jawa-Bali yang Alami Kenaikan atau Penurunan Level PPKM"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)