ADVERTISEMENT

Senin, 21 Feb 2022 20:35 WIB

Kasus Harian Corona RI Mulai Turun, Angka Keterisian RS Masih 38 Persen

Firdaus Anwar - detikHealth
Sejumlah pasien menunggu hasil pemeriksaan COVID-19 di IGD RSUD Depok, Jawa Barat, Jumat (4/2/2022). Peningkatan kasus COVID-19 memberikan dampak terhadap jumlah keterisian tempat tidur di rumah sakit (Bed Occupancy Rate) maupun ICU di RSUD Depok yang mencapai lima kali lipat dari bulan lalu sehingga dilakukan penambahan ruangan dan tempat tidur untuk antisipasi lonjakan kasus positif COVID-19. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom. Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Jakarta -

Kasus COVID-19 RI beberapa hari ini dilaporkan mulai turun dengan 5 provinsi disebut Menteri Kesehatan Budi (Menkes) Gunadi Sadikin tampaknya sudah melewati puncak. Pada hari Senin (21/2/2022), tercatat ada 34.418 kasus COVID-19 baru.

"Lima di antaranya sudah menunjukkan tren menurun. Yaitu DKI Jakarta, Bali, Banten, Maluku, dan NTB," kata Menkes Budi dalam konferensi pers daring.

Rekor tertinggi kasus COVID-19 di Indonesia terjadi pada 16 Februari dengan 64.718 kasus.

Meski kasus turun, angka keterisian rumah sakit (RS) atau bed occupancy ratio (BOR) nasional masih ada di tingkat 38 persen pada Senin (21/2). Masih belum tampak penurunan tingkat keterisian RS dari sejak varian Omicron merebak di bulan Januari.

Dikutip dari laporan Kementerian Kesehatan, dari 97.614 tempat tidur tersedia, ada 37.038 tempat tidur yang sudah terpakai. Keterisian tempat tidur ICU (intensive care unit) berada di angka 31 persen, sedangkan tempat tidur isolasi 39 persen.

Menkes Budi mengatakan saat ini tren peningkatan kasus COVID-19 sudah mulai bergeser ke luar wilayah Jawa-Bali.



Simak Video "Pemprov DKI Ubah Nama Rumah Sakit Jadi 'Rumah Sehat untuk Jakarta'"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT