ADVERTISEMENT

Jumat, 04 Mar 2022 15:02 WIB

Disita BPOM, Ini Bahaya Efek Kopi 'Perkasa' Campur Obat Kuat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copyspace for your text Foto: Getty Images/iStockphoto/karandaev
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) menyita dan menindak produk kopi yang mengandung bahan obat. BPOM menemukan sejumlah produk kopi yang mengandung sildenafil dan paracetamol.

"Bahan kopi yang mengandung bahan kimia obat yaitu sildenafil dan paracetamol," jelas Kepala BPOM RI Penny K Lukito dalam konferensi pers Jumat (4/2/2022).

Sildenafil digunakan untuk mengobati pria yang mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Produk ini juga dikenal dengan nama dagang 'Viagra', yang digunakan untuk meningkatkan aliran darah ke penis selama rangsangan seksual untuk meningkatkan ereksi.

Penny menjelaskan risiko mengalami gangguan jantung, hati, hingga kanker bahkan kematian mengintai seseorang yang mengonsumsi kopi dicampur dengan obat perkasa ini.

"Dalam waktu singkat risikonya besar sekali dikaitkan dengan aspek kesehatan. Gangguan jantung, gangguan hati, sakit ritme jantung, ini ada pengaruh juga ke alat reproduksi, siapapun yang mengonsumsi ini. Kemudian juga gangguan-gangguan lainnya bahkan bisa menyebabkan kematian, kanker juga dimungkinkan," beber Penny.

Dikutip dari laman Drugs, efek samping lain yang bisa timbul akibat konsumsi tidak sesuai dosis yang disarankan adalah dapat menurunkan aliran darah ke saraf optik mata, menyebabkan kehilangan penglihatan secara tiba-tiba.



Simak Video "BPOM Tarik Es Krim Vanilla Haagen Dazs dari Pasaran"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT