ADVERTISEMENT

Minggu, 06 Mar 2022 09:15 WIB

FDA Tolak Berikan Izin Penggunaan Vaksin COVID-19 Buatan India

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaccine and syringe injection It use for prevention, immunization and treatment from COVID-19 Vaksin COVID-19. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kiattisakch)
Jakarta -

Perusahaan farmasi Amerika Serikat Ocugen mengatakan pada Jumat (4/3) bahwa Food and Drug Administration AS (FDA) telah menolak permohonannya untuk izin penggunaan darurat vaksin COVID-19 buatan India untuk mereka yang berusia 2 hingga 18 tahun.

Dikutip dari New York Times, belum jelas alasan mengapa FDA tidak memberikan izin penggunaan darurat bagi Covaxin. Badan tersebut umumnya menolak untuk mengomentari produk medis yang telah ditolak untuk diotorisasi.

Ken Inchausti, juru bicara Ocugen, mengatakan perusahaan "kecewa" dengan keputusan FDA. Dalam keterangan tertulis, mereka mengatakan bahwa masih ingin menemukan jalan agar vaksin tersedia untuk anak berusia 2 hingga 18 tahun di Amerika Serikat.

Covaxin sendiri telah digunakan di lebih dari 20 negara dan sudah mendapatkan persetujuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ocugen memiliki kesepakatan dengan Bharat Biotech, pengembang Covaxin, untuk mencoba membawa vaksinnya ke pasar AS.

Ocugen terus mencari persetujuan penuh untuk vaksin di Amerika Serikat. Perusahaan itu mengatakan pihaknya berencana untuk segera mulai mendaftarkan sukarelawan dewasa di Amerika Serikat untuk uji klinis yang akan mengevaluasi respons imun yang dihasilkan oleh vaksin.

Simak juga 'Alasan WHO Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19 India 'Covaxin'':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT