Rabu, 09 Mar 2022 11:35 WIB

Kolom

Tidak Hanya Kesehatan Imun, Kesehatan Mental Juga Sama Pentingnya

Rizki Romadhon - detikHealth
Ilustrasi Kesehatan Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Pada masa pandemi seperti sekarang ini kesehatan adalah yang utama. Kebanyakan orang pada saat pandemi menderita berbagai masalah kesehatan. Namun, kali ini saya akan membahas tentang kesehatan mental.

Mungkin kita bertanya 'apa hubungannya kesehatan mental dengan masa pandemi?' Sangatlah berhubungan, sebab pada saat pandemi semua kegiatan dilakukan hanya di rumah saja. Mulai dari sekolah hingga bekerja, dengan di rumah saja kita dapat merasakan berbagai tekanan mental, seperti anak sekolah yang bosan karena tidak bisa bermain dengan temannya hingga seorang pekerja yang stres karena setiap saat harus berada di depan komputer dan belum lagi mengurus keluarganya.

Menurut WHO (World Health Organization), kesehatan mental adalah kondisi dari kesejahteraan yang didasari oleh individu. Di dalamnya terdapat kemampuan-kemampuan untuk mengelola stres kehidupan yang wajar, untuk bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan pada komunitasnya.

Kesehatan mental memiliki peranan penting dalam kehidupan manusia. Apabila mengalami gangguan kesehatan mental, maka akan berdampak pada kesehatan fisik seseorang yang menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari serangan jantung hingga stroke. Tidak hanya fisiknya saja, dalam dirinya atau kesehatan kerohaniannya akan terganggu, seperti akan mudah murung, menutup diri dari orang lain sampai dengan sering berhalusinasi.

Ada berbagai jenis kesehatan mental yaitu sebagai berikut :

1. Stres

Stres merupakan kondisi yang terjadi ketika seseorang mengalami tekanan yang cukup berat secara emosi ataupun mentalnya, ketika mengalami stres maka akan timbul perasaan cemas, gelisah dan mudah tersinggung.

2. Depresi

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang terus menerus merasakan kesedihan berlebihan yang bisa berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

3. Gangguan kecemasan

Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologis dimana seseorang mengalami gangguan kecemasan yang berlebih dan sulit terkendali hingga berdampak pada kehidupan sehari - hari.

Tidak hanya jenis-jenis kesehatan mental saja yang harus kita ketahui, kita juga harus mengetahui berbagai faktor risiko kesehatan mental sebagai berikut

1. Mengalami kegagalan hidup

2. Dalam keluarga terdapat riwayat kelainan mental

3. Perempuan memiliki risiko mengidap depresi dan kecemasan, sedangkan laki-laki memiliki risiko antisosial dan ketergantungan zat

4. Menyalahgunakan obat-obatan terlarang dan mengkonsumsi alkohol

Setelah mengetahui risiko di atas maka kita harus senantiasa waspada dan dapat mengetahui bagaimana cara mencegah terjadinya gangguan kesehatan mental sebagai berikut

  • Selalu Menjaga Pikiran Positif

Karena dengan berpikir positif dapat mengurangi hormon kortisol, hormon kortisol merupakan hormon steroid yang memengaruhi bagaimana tubuh merespons stres. Semakin rendah kadar hormon tersebut, makin kecil pula kemungkinan stres, gangguan kecemasan, dan gangguan mental lainnya.

  • Bercengkrama dengan Teman

Ketika bercengkrama dengan teman maka dapat menyebabkan kita merasa bahwa ada yang selalu memberi semangat sehingga dapat melupakan masalah sejenak dan dapat memberikan semangat.

  • Tidur yang Cukup

Kekurangan tidur dapat secara langsung memengaruhi suasana hati yang menimbulkan berbagai gangguan kondisi psikologis, seperti mudah marah, konsentrasi yang buruk, membuat kita merasa sedih, marah, atau stres lebih dari biasanya. Oleh karena itu, tidur yang cukup dan berkualitas dapat mencegah gangguan kesehatan mental.

  • Melakukan Aktivitas Fisik Secara Rutin

Semua aktivitas fisik dapat berguna sebagai penghilang stres, olahraga dapat menambah konsentrasi ketika melakukan gerakan, meningkatkan suasana hati.

  • Menghindari Kebiasaan Buruk Mengkonsumsi Kafein Berlebih, Alkohol, dan Obat-obatan Terlarang

Karena kebiasaan buruk mengkonsumsi yang tidak sehat di atas dapat memengaruhi emosi sehingga emosi tidak terkendali dan dapat berdampak pada kesehatan mental.

Apabila kita telah terkena gangguan mental pengobatan yang dapat diberikan adalah dengan pengobatan seperti konsultasi kepada psikiater, meminum obat yang telah disarankan oleh psikiater, dan jika ingin sembuh secara mandiri dapat dengan cara mengatur gaya hidup serta kebiasaan sehari-hari.

Setelah kita mengetahui hubungan kesehatan mental terhadap masa pandemi, pengertian kesehatan mental, jenis-jenis kesehatan mental, faktor risiko, cara mencegah, serta pengobatan yang ada ketika mengidap gangguan kesehatan mental, dapat kita simpulkan bahwa kesehatan mental bukan hanya masalah sepele. Namun bisa menjadi masalah serius apabila tidak ditangani dengan benar dan tidak menjaga kesehatan mental agar tetap sehat.

Inilah 'Ambil Pilihan Sehatku', yaitu dengan menjaga mental agar tetap sehat.

Rizki Romadhon, Pemenang Favorit Lomba Karya Tulis Ultra Milk

(ads/ads)