Kamis, 10 Mar 2022 22:00 WIB

Anak Juga Bisa Kena 'Long COVID', Ini Gejala yang Harus Diwaspadai

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Momen libur Natal dan Tahun Baru ini juga dibarengi dengan libur sekolah. Mulai besok, untuk anak-anak yang akan bepergian jauh dengan kereta api wajib tes PCR. Gejala long COVID pada anak (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Tidak hanya dialami orang dewasa, COVID-19 termasuk Omicron juga bisa memicu long COVID alias gejala berkepanjangan pada anak.

Pasalnya, tingkat keparahan dan lama gejala tak terlepas dari faktor sistem kekebalan tubuh yang dimiliki setiap anak. Akibatnya, anak yang terkonfirmasi positif COVID-19 akan mengalami kondisi yang berbeda.

"Adalagi long COVID pada anak. Jadi, dia sudah kena COVID, tapi ada satu gejala menetap, paling tidak 12 minggu setelah hasil swab pertama, yaitu sekitar 3 bulan dan tidak ditemukan infeksi-infeksi lain, jadi kita curigai anak ini kena long COVID," tutur Prof Dr dr Hinky Hindra Irawan Satari Ketua Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), dokter spesialis anak sekaligus konsultan penyakit infeksi dan tropis dari RS Pondok Indah, dalam webinar virtual COVID-19 Anak, Kamis (10/3/2022).

dr Hinky juga mengungkap bahwa gejala long COVID dapat memberikan dampak terhadap kehidupan anak sehari-hari, seperti misalnya anak jadi lemas dan segan untuk melakukan aktivitas.

"Dan karena mengganggu, maka dia terganggu kegiatan sehari-hari. Jadi, seperti lanjutan dari COVID. Trus (gejalanya) bisa hilang dan timbul lagi," lanjutnya.

Lantas, seperti apa gejalanya? Menurut dr Hinky, gejala long COVID pada anak bersifat individual. Ada yang mengalami sesak napas, batuk, hingga lemas. Apabila sudah ditelusuri gejala tersebut bukan dari penyakit lain, maka dicurigai sang anak mengalami gejala long COVID.

"Kadang ada satu gejala yang tetap saja dan tidak hilang-hilang, itu sangat individual. Ada cuma sesak aja timbul tenggelam, ada yang lemas terus-menerus, ada yang batuk, kalau sudah cari penyebab lainnya nggak ada, berarti itu long COVID," lanjutnya.



Simak Video "WHO Jelaskan Cara Mengidentifikasi Kondisi Long Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)