Tak Wajib Tes COVID, Lalu Nekat Bepergian Meski Positif? Satgas 'Marah' Nih

ADVERTISEMENT

Tak Wajib Tes COVID, Lalu Nekat Bepergian Meski Positif? Satgas 'Marah' Nih

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 18 Mar 2022 11:25 WIB
Aturan Terbang Terbaru Tanpa Tes Corona, Simak di Sini
Syarat perjalanan dilonggarkan. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah resmi menghapus tes antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan darat, laut, atau udara. Kebijakan ini berlaku bagi warga yang telah vaksinasi lengkap atau dua dosis dan booster.

Sayangnya, pelonggaran kebijakan tersebut dijadikan celah bagi masyarakat yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, Satgas COVID-19 mendapat laporan tentang warga yang nekat bepergian meski positif dengan memanfaatkan ketiadaan syarat testing.

"Dimohon masyarakat agar dapat menjaga kepercayaan yang sudah pemerintah berikan. Bersikap jujur, mematuhi peraturan yang ada, karena berani jujur itu sehat," ujar juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Kamis (17/3/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Wiku juga membeberkan hasil survei BPS mengenai protokol kesehatan. Disebutkan, sebagian besar masyarakat Indonesia sudah jenuh menjalani protokol kesehatan.

"Banyak masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan karena alasan jenuh dengan pandemi sebanyak 61,2 persen," kata Wiku.

Perlu dicatat aturan tes antigen dan PCR bagi pelaku perjalanan masih berlaku bagi mereka yang masih vaksinasi dosis pertama dan pengidap komorbid tak bisa divaksinasi.

Syarat perjalanan vaksinasi dosis pertama

  • Hasil negatif tes PCR minimal 3x24 jam sebelum berangkat, atau
  • Rapid test antigen minimal 1x24 jam sebelum berangkat.

Syarat perjalanan pengidap komorbid

  • Melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.
  • Hasil negatif tes PCR minimal 3x24 jam sebelum berangkat, atau
  • Rapid test antigen minimal 1x24 jam sebelum berangkat.


Simak Video "Nasib Mereka yang Belum Vaksinasi Booster, Bolehkah Berpergian?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT