Jumat, 18 Mar 2022 15:46 WIB

Dialami Raffi Ahmad, Begini Agar Cepat Pulih dari Saraf Kejepit

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Raffi Ahmad dan Gading Marten adu skil dalam peluncuran sponsor IBL di Jakarta, Kamis (6/1/2022). Keduanya melakukan lemparan bola. Raffi Ahmad sempat dilarikan ke rumah sakit akibat saraf kejepit. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Artis Raffi Ahmad sempat dilarikan ke RS setelah mengeluh sakit pada pinggangnya akibat saraf kejepit. Ia langsung menjalani prosedur endoskopi untuk mengatasi kondisinya seperti yang dianjurkan dokter.

Pasca melakukan prosedur tersebut, dokter menyarankan Raffi Ahmad untuk istirahat total dan berhati-hati karena luka dari prosedur itu berada di tepi saraf.

"Saya sarankan di rumah tetap hati-hati karena lukanya ada di tepi saraf. Saran saya beberapa hari ini nggak usah pergi-pergi dulu, (bed rest) beberapa hari sampai lukanya sembuh," jelas dokter dalam video yang diunggah kanal YouTube Raffi Ahmad.

Namun, di Instagram Raffi Ahmad terlihat sudah kembali beraktivitas. Ia menjalani kegiatan seperti biasanya, syuting, dan yang lainnya.

Jika baru sembuh, apakah ada latihan yang bisa dilakukan untuk melatih otot-otot tubuh agar pulih kembali?

Menanggapi ini, dokter spesialis kesehatan olahraga dr Michael Triangto, SpKO, mengatakan ada beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk melatih otot-otot dan torso (tubuh). Salah satunya adalah back up.

"Latihan yang melatih otot-otot dan torso (tubuh atas dan tubuh bawah), diantaranya adalah plank, back up," kata dr Michael pada detikcom, Kamis (17/3/2022).

"Bisa back up yang kakinya ditahan dengan tubuh bagian atas yang diangkat, atau back up yang kedua tangan dan kedua kakinya diangkat ke atas yang biasa disebut back up free," lanjutnya.

Selain itu, dr Michael juga menyarankan untuk melakukan stretching atau peregangan. Pilihan lainnya, bisa juga melakukan massage untuk melunakkan atau membuat otot-otot yang kaku menjadi rileks.

"Dan jgn lupa tidak hanya latihan penguatan-penguatan, kita juga harus melatih stretching-nya (peregangan), misalnya menggantung di pull up bar," ujar dr Michael.

"Dan kemungkinan juga kita melakukan membantu proses peregangan tadi dengan dilakukan massage, karena ada otot-otot yang kaku," imbuhnya.

Untuk aturannya, dr Michael mengatakan bisa disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi kesehatan tubuh. Tetapi, normalnya latihan-latihan tersebut bisa dilakukan tiga set, dengan satu setnya sebanyak 8-10 kali repetisi.

"Normalnya 3 set, 1 setnya 8-10 kali repetisi, itu normalnya. Tapi, setiap orang memiliki tingkat kemampuan masing-masing, jadi disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan kesehatan pada saat itu," pungkasnya.



Simak Video "Hanung Bramantyo Gelontorkan Rp 200 Juta untuk Operasi Saraf Kejepit "
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)