Senin, 21 Mar 2022 10:30 WIB

Marc Marquez Gegar Otak Usai Crash Horor di Mandalika, Kenali Gejalanya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
MISANO ADRIATICO, ITALY - OCTOBER 21: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team speaks during the Pre-Event Press Conference during the MotoGP of Emilia Romagna - Previews at Misano World Circuit on October 21, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Marc Marquez Gegar Otak (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Marc Marquez gegar otak usai mengalami kecelakaan di sesi warm up Pertamina Grand Prix of Indonesia, Minggu (20/3/2022).

Meskipun demikian, kondisi Marquez saat ini baik-baik saja. Hanya saja membutuhkan beberapa waktu untuk mengetahui dampak dari cedera gegar otak yang dialaminya.

Itu mengapa, Marc Marquez dinyatakan tidak cukup sehat untuk bertanding di sirkuit Mandalika.

"Marc baik-baik saja. Dia mengalami kecelakaan energi tinggi di sesi pemanasan yang mengakibatkan cedera kepala," kata direktur tim medis MotoGP, dr Angel Charte, dikutip dari laman resmi MotoGP.

"Awalnya kami periksa di sini, tapi kemudian ia dirujuk ke rumah sakit di Lombok. Ia menjalani beberapa pemeriksaan radiologi yang hasilnya negatif. Dengan kesepakatan bersama rider dan tim, serta sifat patologi cedera seperti ini yang butuh observasi 12-24 jam, rider, tim, dan staf MotoGP memutuskan ia tidak cukup sehat untuk bertanding," lanjut dr Angel.

Marc Marquez Gegar Otak, Ini Artinya

Dikutip dari Mayoclinic, gegar otak adalah cedera otak traumatis yang mempengaruhi fungsi otak seseorang. Umumnya efek dari gegar otak dapat bersifat sementara dan disertai dengan gejala sakit kepala, masalah konsentrasi, memori, keseimbangan, dan koordinasi.

Jatuh adalah penyebab paling umum dari gegar otak. Beberapa gegar otak menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran, namun sebagian besar ada juga yang tidak.

Marc Marquez Gegar Otak, Ini Gejala Serius

Gejala gegar otak umumnya, seperti muntah, sakit kepala, pusing, hingga mengalami gangguan keseimbangan. Namun, ada juga gejala serius yang patut diwaspadai dan harus memerlukan pertolongan dokter segera, seperti:

  • Muntah atau mual berulang
  • Kehilangan kesadaran yang berlangsung lebih dari 30 detik
  • Sakit kepala yang semakin parah seiring waktu
  • Cairan atau darah mengalir dari hidung atau telinga
  • Gangguan penglihatan atau mata, seperti pupil yang lebih besar dari biasanya (pupil melebar) atau pupil dengan ukuran yang tidak sama
  • Dering di telinga yang tak kunjung hilang
  • Kelemahan di lengan atau kaki
  • Tampak sangat pucat selama lebih dari satu jam
  • Perubahan perilaku
  • Kebingungan atau disorientasi, seperti kesulitan mengenali orang atau tempat
  • Bicara cadel atau perubahan bicara lainnya
  • Kesulitan yang jelas dengan fungsi mental atau koordinasi fisik
  • Perubahan koordinasi fisik, seperti tersandung atau canggung
  • Kejang atau kejang
  • Pusing yang berlangsung lama atau berulang
  • Gejala yang memburuk seiring waktu
  • Benjolan besar di kepala atau memar di area selain dahi pada anak-anak, terutama pada bayi di bawah usia 12 bulan

Oleh karena itu, kondisi seperti Marc Marquez gegar otak tak boleh disepelekan dan harus mendapatkan penanganan secepat mungkin. Hal ini bertujuan untuk menghindari sejumlah komplikasi serius, seperti:

  1. Sakit kepala pasca trauma
  2. Vertigo pasca trauma
  3. Gejala pasca-gegar otak yang persisten (sindrom pasca-gegar otak)
  4. Mengalami gegar otak untuk kedua kalinya


Simak Video "KuTips: Do's & Don'ts Memainkan Singing Bowl Buat Healing"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)