ADVERTISEMENT

Rabu, 23 Mar 2022 12:41 WIB

Wapres RI Wacanakan Wajib Sudah Booster untuk Mudik, Ini Kata Kemenkes

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Baru-baru ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mewacanakan syarat vaksin booster untuk perjalanan mudik. Booster vaksin COVID-19 diperkirakan bakal mengganti syarat PCR dan antigen untuk libur Lebaran 2022.

"Dan kemudian juga booster. Bahkan nanti booster kita jadikan syarat kalau nanti orang mau mudik. Sehingga tak perlu lagi ada semacam di tes PCR atau di Antigen," kata Ma'ruf di Bandung dalam rekaman suara yang diterbitkan Setwapres, Senin (22/3).

Apa Kata Kemenkes?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi belum bisa berkomentar banyak terkait syarat perjalanan mudik Lebaran 2022. Begitu pula dengan wacana vaksinasi booster pengganti tes PCR dan antigen.

Ia meminta masyarakat menunggu ketentuan yang bakal diterbitkan khusus dalam surat edaran.

"Kita tunggu dulu Surat Edaran-nya ya," terang dia kepada detikcom Rabu (23/3/2022).

Sebelumnya, Menteri Kesehatan RI mengisyaratkan ibadah Ramadhan dan Lebaran tahun ini bisa lebih bebas dari tahun sebelumnya. Namun, ketentuan ini diikuti dengan syarat cakupan vaksin booster terus ditingkatkan.

Dikutip dari vaksin.kemkes.go.id cakupan vaksinasi booster masih tertinggal jauh dengan total 7,65 persen dari sasaran kelompok. Sementara vaksinasi dosis satu sudah mencapai 93,29 persen dan dosis dua di 73,59 persen.



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT