Kamis, 24 Mar 2022 12:27 WIB

Cari Tahu Sentra Vaksin Booster di Google Maps, Begini Caranya

Tasya Kania Azzahra Choerunisa - detikHealth
Ilustrasi smartphone (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta -

Mencari tahu lokasi vaksin booster bisa dilakukan lewat Google Maps lho. Perlu nih, karena Presiden Joko Widodo sudah mengizinkan masyarakat mudik Lebaran 2022 asalkan sudah menerima vaksin COVID-19 booster.

"Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik lebaran juga dipersilahkan, juga diperbolehkan. Dengan syarat sudah mendapat dua kali vaksin dan satu kali booster,' ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/03/2022).

Pelaksanaan vaksinasi booster di Indonesia sudah mulai sejak 12 Januari 2022. Memakai berbagai merek vaksin yaitu Sinovac, AstraZeneca, dan Pfizer. Jarak vaksin kedua untuk mendapatkan booster adalah minimal 3 bulan.

Kini sentra vaksin booster sudah tersebar di mana-mana, bagi detikers yang ingin mendapatkan vaksin booster, tetapi kesulitan mencari lokasinya, bisa menggunakan Google Maps untuk melacaknya.

Sistem pencarian lokasi ini sudah menyediakan fitur untuk mencari sentra vaksin booster. Berikut cara menggunakannya:

1. Buka Aplikasi Google Maps

Pertama, buka aplikasi Google Maps melalui Android atau IOS. Jangan lupa untuk melakukan update ke versi terbaru.

2. Ketik 'Lokasi Vaksin COVID-19' di Kolom Pencarian

Sama seperti mencari alamat, untuk mencari sentra vaksin cukup ketik 'Lokasi Vaksin COVID-19' di kolom pencarian dan tunggu sampai lokasi sentra vaksinnya muncul.

3. Pilih Tempat Vaksin yang Dekat

Setelah itu pilih tempat vaksin yang diinginkan atau yang memiliki jarak dekat agar tidak kesulitan mencarinya. Perhatikan juga tempat vaksin yang dituju karena jika ada keterangan 'Book Appointment' pengguna wajib daftar dahulu di tautan yang sudah disediakan oleh sentra vaksin setempat.

Vaksin booster juga bisa menjadi pengganti tes PCR atau antigen saat perjalanan mudik, karena masyarakat yang sudah melakukan vaksin satu kali tetap harus menunjukkan hasil negatif PCR saat di beberapa posko mudik.

"Kalau yang belum booster, baru dua kali vaksin, harus tes antigen. Kalau baru satu kali vaksin, dia harus tes PCR," jelas Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers virtual.

Aturan ini akan berlaku bagi pemudik yang menggunakan kendaraan umum dan kendaraan pribadi. Bagi yang mudik menggunakan kendaraan umum akan diminta untuk memperlihatkan sertifikat vaksin booster saat pemberangkatan. Sedangkan, untuk yang mudik dengan kendaraan umum akan dicek di posko yang tersebar pada jalur mudik.

Jangan lupa untuk vaksin booster jika mau melakukan perjalanan mudik, ya!



Simak Video "Jokowi: Stok Vaksin Covid-19 Pemerintah untuk Booster Lebih dari Cukup"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)