Obat Sakit Mag Bisa Atasi Gejala Virus Corona? Ini Penjelasan Ahli

ADVERTISEMENT

Obat Sakit Mag Bisa Atasi Gejala Virus Corona? Ini Penjelasan Ahli

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Senin, 28 Mar 2022 17:00 WIB
Close-up red and black Medicine Capsules in Blister Packs
Virus Corona (Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario)
Jakarta -

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa beberapa pasien virus Corona bisa lebih cepat sembuh atau membaik setelah mengkonsumsi obat sakit perut.

Obat tersebut bernama famotidine atau dikenal sebagai pepcid, obat umum yang dijual bebas untuk mengatasi penyakit mag. Juga, disebut bisa mengatasi gejala virus Corona. Kok bisa sih, bagaimana caranya?

Para peneliti membuktikannya melalui 55 orang yang belum divaksinasi dan terinfeksi virus Corona dengan meminta mereka untuk mengkonsumsi plasebo atau 80 milligram famotidine tiga kali sehari.

Peneliti juga mengambil sampel darah setiap peserta dan meminta mereka menjalani tes usap hidung (PCR/antigen) untuk mendeteksi virus Corona.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, tingkat peradangan pada orang yang mengkonsumsi famotidine lebih cepat sembuh daripada orang yang mengkonsumsi plasebo.

Begitu juga dengan gejala virus Corona yang mereka alami, seperti sesak dada, batuk, dan sakit perut membaik dan mereda lebih cepat.

Para peneliti menyimpulkan bahwa famotidine aman dikonsumsi dan dapat ditoleransi dengan baik oleh para pasien virus Corona bergejala ringan hingga sedang.

Meskipun demikian, percobaan ini masih membutuhkan studi lanjut untuk memahami atau memastikan alasannya terkait obat famotidine yang bisa meringankan gejala virus Corona.

Berbicara tentang virus Corona, lantas, seperti apa gejala dan cara mencegahnya? Simak informasi berikut.

Gejala Virus Corona

Adapun gejala virus Corona dibagi menjadi tiga kategori, yaitu gejala umum, tidak umum, dan serius. Dikutip dari laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (28/3/2022), berikut informasinya.

Gejala yang paling umum:

  • Demam
  • Batuk
  • Kelelahan
  • Kehilangan rasa atau bau

Gejala yang tidak umum:

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Sakit dan nyeri
  • Diare
  • Ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki
  • Mata merah atau iritasi

Gejala serius:

  • Kesulitan bernapas atau sesak napas
  • Kesulitan berbicara atau bergerak, atau bingung
  • Nyeri dada

Cara mencegah virus Corona

  • Untuk mencegahnya, seseorang bisa melakukan sejumlah hal seperti berikut.
  • Selalu jaga jarak aman dari orang lain (minimal 1 meter), meskipun mereka tidak telihat sakit.
  • Kenakan masker di ruang publik, terutama di dalam ruangan atau jika pembatasan fisik tidak dimungkinkan.
  • Sebaiknya pilih ruang terbuka dan berventilasi baik. Buka jendela jika berada di dalam ruangan.
  • Cuci tangan secara rutin. Gunakan sabun dan air, atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.
  • Mendapatkan vaksinasi
  • Saat batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan lengan atau tisu.
  • Jangan keluar rumah jika merasa tidak enak badan.


Simak Video "Ada 74 Persen Pasien Covid-19 Gejala Berat di RS yang Belum Booster"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT