ADVERTISEMENT

Jumat, 01 Apr 2022 08:20 WIB

ROUND-UP

Tegaskan Tak Berwenang Copot Izin Praktik dr Terawan, IDI Ungkap Alasannya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menkes Terawan terus memantau kondisi 2 WNI yang positif virus corona. Kondisi kedua orang itu pun dilaporkan cukup baik. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Polemik eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terkait 'pemecatan' dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menuai respons banyak publik. Beberapa di antaranya masih mempertanyakan kelanjutan praktik Terawan usai diberhentikan permanen sebagai anggota IDI.

Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Beni Satria buka suara terkait ketentuan wewenang surat izin praktik (SIP) dokter. Dipastikan, IDI tidak bisa memutuskan pencabutan atau izin SIP seorang dokter, termasuk dalam kasus ini Terawan.

Hal tersebut sekaligus merespons wacana Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang berencana merevisi kewenangan IDI terkait SIP.

Apa alasannya?

"Kami berterima kasih atas statement Pak Menkumham Yasonna, tapi memang perlu dilihat kembali di dalam UU Praktik Kedokteran di pasal 37 dan pasal 38, jelas bahwa SIP adalah bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah. Jadi memang izin itu ranah dan domain pemerintah," kata Beni kepada CNNIndonesia.com di Kantor PB IDI, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2022).

"Izin untuk sejawat kami (Terawan) ini masih tetap berlaku sampai 2025. Terkait kemudian pemerintah sikapnya seperti apa itu domainnya pemerintah. Tentu kami domainnya pembinaan etik yang bagi kami, dokter yang melanggar etik dengan bukti kuat kemudian kami rekomendasikan, tentunya ini yang harus menjadi pertimbangan pemerintah juga," jelas dia.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum PB IDI berulang kali menegaskan proses pemberhentian Terawan sebagai anggota melalui perjalanan panjang, sejak 2013 silam. Ia juga menepis dugaan keputusan ini bernuansa politis, terkait dengan jabatannya sebagai Menkes beberapa waktu lalu.

"Sekali lagi, ini (jabatan Menkes) ada pada kewenangan Presiden. Jadi, tidak dalam kewenangan (IDI) seperti itu, dan hal-hal kaitannya dengan pejabat publik, apalagi beliau (Terawan) sebagai menteri adalah kewenangan yang ada di tangan Presiden," kata dia.



Simak Video "Butet Kartaredjasa: Saya Pokoknya Percaya sama Terawan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT