Jenis Vaksin Booster untuk Sinovac Apa Sih? Awas! Jangan Salah Suntik

ADVERTISEMENT

Jenis Vaksin Booster untuk Sinovac Apa Sih? Awas! Jangan Salah Suntik

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 01 Apr 2022 11:45 WIB
Seorang Praja yang belum sempat divaksin booster atau vaksin penguat mengikuti pelaksanaan vaksinasi massal di Kampus IPDN Jatinangor, Jumat (11/3/2022).
Jenis vaksin booster untuk Sinovac (Foto: Nur Azis/detikJabar)
Jakarta -

Jenis vaksin booster untuk Sinovac apa sih? Mengingat banyak penerima vaksin primer Sinovac yang ingin segera mendapatkan dosis ketiga (booster) sebagai syarat mudik hari lebaran 2022.

Pasalnya, pemerintah resmi menerapkan aturan boleh mudik asalkan masyarakat sudah divaksin booster. Meskipun demikian, masyarakat yang belum mendapatkan vaksin booster tetap diperbolehkan mudik asalkan melakukan tes COVID-19, seperti PCR dan antigen. Lantas, jenis vaksin booster untuk Sinovac apa? Simak aturan terbaru yang berlaku di Indonesia berikut ini.

Jenis Vaksin Booster untuk Sinovac: Ini Syarat Mendapatkannya

  • Sebelum mendapatkan vaksin booster, masyarakat juga harus memenuhi sejumlah syarat berikut.
  • Berusia 18 tahun ke atas
  • Sudah menerima vaksin ke-2 dengan jarak minimal 3 bulan
  • Kelompok prioritas vaksin booster adalah orang lanjut usia (lansia) dan penderita immunocompromised
  • Sudah Memiliki tiket vaksin di PeduliLindungi

Jenis Vaksin Booster untuk Sinovac

Berdasarkan Surat Edaran terbaru Kemenkes nomor SR.02.06/II/ 1188 /2022, tentang Penambahan Regimen Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster), Kementerian Kesehatan RI menetapkan enam kombinasi booster dengan empat jenis vaksin yang digunakan, yaitu:

  • Pfizer
  • AstraZeneca
  • Moderna
  • Sinopharm

Jenis vaksin booster untuk Sinovac pada saat ini menggunakan metode heterolog atau vaksin yang berbeda dari jenis vaksin sebelumnya. Terdapat empat kombinasi dari empat jenis vaksin booster untuk Sinovac, yakni:

  • Vaksin AstraZeneca setengah dosis
  • Vaksin Pfizer setengah dosis
  • Vaksin Moderna dosis penuh
  • Vaksin Sinopharm dosis penuh

Jenis Vaksin Booster untuk Sinovac: Efek Samping

Biasanya setelah vaksin booster, sebagian orang akan mengalami efek samping atau disebut kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Dikutip dari laman resmi covid19.go.id, KIPI merupakan reaksi yang mungkin terjadi pada seseorang setelah menerima vaksin COVID-19. Meskipun tak semua orang mengalaminya, reaksi yang terjadi adalah hal yang wajar dan bersifat sementara.

Menurut hasil penelitian, vaksin booster setengah dosis menunjukkan peningkatan level antibodi yang relatif sama dengan vaksin booster dosis penuh, dan memberikan dampak KIPI yang lebih ringan. Nah, apa saja gejala yang ditimbulkan pasca vaksin booster secara umum? Dikutip dari laman Instagram @dkijakarta, berikut gejala KIPI yang bersifat ringan dan sementara:

  • Nyeri pada lengan di tempat suntikan
  • Sakit kepala/nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Menggigil
  • Mual atau muntah
  • Rasa lelah
  • Demam (ditandai dengan suhu >37,8 celcius)
  • Mengalami gejala mirip flu dan menggigil selama 1-2 hari

Jenis Vaksin Booster untuk Sinovac: Ini Cara Menghadapi KIPI

Selain tahu jenis vaksin booster untuk SInovac, masyarakat juga perlu tahu nih cara menghadapi efek samping atau KIPI usai dibooster. Berikut 5 cara yang bisa dilakukan sebagaimana dikutip dari laman resmi covid.go.id:

  1. Tetap tenang
  2. Jika terjadi reaksi seperti nyeri, bengkak atau kemerahan di tempat suntikan, kompres dengan air dingin pada lokasi tersebut.
  3. Jika terjadi demam, kompres atau mandi dengan air hangat. Kemudian perbanyak minum air putih dan istirahat.
  4. Jika dibutuhkan, minum obat sesuai anjuran petugas kesehatan.
  5. Laporkan semua reaksi atau keluhan yang dialami setelah vaksinasi ke petugas kesehatan melalui nomor kontak yang tertera di kartu vaksinasi.

Bisa juga melaporkan kejadian KIPI yang dialami ke Kementerian Kesehatan melalui LINK INI



Simak Video "Vaksin Booster Kedua Gratis, Masyarakat Bisa Langsung Datang ke Faskes"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT