Selasa, 05 Apr 2022 08:28 WIB

Tips Anti Baper di Era Medsos

Nada Celesta - detikHealth
Jakarta -

Sering terdengar narasi bahwa dewasa ini orang-orang jadi lebih mudah tersinggung. Media sosial pun disebut-sebut menjadi biang keroknya. Informasi melimpah, serta opini-opini publik yang tidak tersaring di dalamnya, disinyalir membuat penggunanya jadi lebih mudah tersinggung, atau baper (bawa perasaan, red).

Psikolog dan Grafolog, Joice Manurung, memiliki pendapat berbeda mengenai hal ini. Menurutnya, opini publik di media sosial tak akan semudah itu mempengaruhi cara berpikir seseorang.

"Kita yang mempersepsikan opini publik. Jadi, kita yang memaknai apa yang terkandung di dalam opini publik itu. Yang kita sesuaikan dengan pola berpikir kita, referensi yang sudah kita punya, prinsip yang sudah kita anut, dan segala macam. Jadi, proses itu kita yang pegang kendali," terang Joice di acara e-Life detikcom.

Setelah itu, seseorang juga akan mengalami proses berpikir mengenai tindakan apa yang ingin dilakukan. Bagi mereka-mereka yang lebih reaktif dan mudah terpancing, mereka cenderung mengabaikan proses berpikir tersebut.

"Nah, kalau tipe orang-orang yang cepat terpancing, nah itu banyak sekali di netizen kita. Nanti, ngomong apa gitu ya, seseorang, itu langsung dikomentari. Tanpa memproses terlebih dahulu. Sehingga, makna yang dia berikan pada opini publik itu cenderung jadi negatif, destruktif," jelas Joice.

Kemudian, Joice juga menyampaikan perihal pengaruh kultur media sosial yang cepat terhadap reaksi penggunanya. Menurutnya, kecepatan di media sosial mengurangi jeda waktu seseorang memproses apa yang ia lihat. Sehingga, orang-orang cenderung lebih reaktif.

"Dulu sebelum ada media sosial, kita kan perlu ketemu orangnya langsung. Kita perlu waktu untuk bertemu dengan seseorang, kita perlu jarak, kita perlu effort untuk mencapai suatu tempat biar ketemu dan lain sebagainya. Tapi ini (media sosial) kan nggak. Jadi, makin cepat informasi itu masuk ke visual kita, diproses dan kemudian dia bertentangan dengan apa yang kita punya. Tadi. Persepsi kita juga makin cepat muncul," tutur Joice.

(mjt/mjt)