ADVERTISEMENT

Selasa, 05 Apr 2022 15:40 WIB

Sebut DPR Membabi Buta Bela Terawan, Pakar: Ortu Jewer Anak, Masak Lurah Ikut Campur?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom) Foto: Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Ketua Asosiasi Dosen Hukum Kesehatan Indonesia, Dr dr M Nasser, SpKK, DLaw, tak habis pikir mengapa banyak pihak yang terkesan membela pemecatan Terawan Agus Putranto secara 'membabi buta'. Menurutnya, banyak pihak termasuk para pejabat pemerintah mempersoalkan polemik Terawan di luar konteks yang sebenarnya.

Ia juga menyinggung rapat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Komisi IX DPR RI Senin (4/4). Menurutnya, pertanyaan yang dilontarkan seluruhnya bernuansa politis.

"Masalah etik itu masalah internal, orang tua yang suka menjewer anaknya yang nakal," ujarnya dalam diskusi daring Selasa (5/4).

"Masa lurah dan kepala desa ikut campur?" lanjutnya.


"Banyak orang yang membawa keluar kode etik seorang dokter ke ranah politik dan juga hukum, kemarin kan kita lihat DPR bagaimana mencecar IDI itu, tapi itu semua maaf pertanyaan ke ranah politik," sambungnya.

Padahal, persoalan etik dokter di banyak negara termasuk Amerika Serikat ditegaskan dr Nasser tak melibatkan pihak-pihak di luar organisasi profesi, apalagi tokoh politik.

"Nah ini anggota DPR yang terhormat tidak paham menempatkan itu, saya sedih sebagai guru beserta dosen saya sedih. Kalau ini persoalan etik tidak ada pintu masuk ke ranah hukum dari etik, bagaimana etik melakukan sebuah pelanggaran etik dijewer lah organisasinya? Kita diketawain," jelasnya.

"Di Amerika hampir seluruh negara bagian menyerahkan persoalan etik ini pada ranah organisasi profesi, apalagi ranah politik tidak ada pintu masuk, mengapa ada pihak-pihak yang membela secara babi buta?" pungkas dia.

Simak Video 'Momen DPR Cecar IDI soal Transparansi Dana Iuran Wajib Anggotanya':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Breaking News
×
Pondok Karya Mampang Banjir
Pondok Karya Mampang Banjir Selengkapnya