ADVERTISEMENT

Selasa, 05 Apr 2022 19:15 WIB

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Begini Aturannya di RI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Vaksin booster. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Apakah boleh vaksin booster saat puasa? Pertanyaan ini masih kerap dipertanyakan masyarakat di bulan Ramadan. Pasalnya, kekhawatiran tersebut muncul karena masyarakat takut akan batalnya puasa jika divaksin.

Di bulan Ramadan, vaksin booster masih dilaksanakan di sejumlah daerah dan wilayah. Ditambah lagi, vaksin booster kini menjadi syarat mudik lebaran 2022. Lantas, benarkah membatalkan puasa? Simak informasi berikut.

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Ini Kata MUI

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan mengatakan MUI telah mengeluarkan fatwa yang menjelaskan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa.

"Hukumnya, MUI sudah mengeluarkan fatwa tidak membatalkan ibadah berpuasa ketika dia puasa melakukan vaksinasi," jawab Amirsyah dalam agenda virtual FMB, Senin (28/3/2022).

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Ini Pertimbangannya

Amirsyah mengungkapkan ada dua alasan mengapa vaksinasi di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa, yaitu:

1. Tidak masuk dari rongga yang membatalkan ibadah puasa
2. Ada hajat yang kita butuhkan untuk memelihara kesehatan fisik kita

"Pertama karena tidak masuk dari rongga yang membatalkan ibadah puasa itu sendiri. Kedua, memang ada hajat yang kita butuhkan untuk memelihara kesehatan fisik kita," jelasnya.

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Ini Fatwa MUI

Ketentuan vaksinasi di bulan puasa sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa. Fatwa ini terbit pada 16 Maret 2021.

Dalam fatwa tersebut, MUI memberikan 3 aturan, yaitu:

  • Vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan selama Ramadan dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa
  • Vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan di malam hari selama Ramadan jika dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik
  • Umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 demi mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah COVID-19.

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Ini Syarat Mendapatkannya

Adapun syarat vaksin booster sebagai berikut.

  • Sudah divaksin lengkap minimal 3 bulan sebelumnya
  • Bagi penyintas COVID-19 gejala ringan/sedang, booster akan diberikan setelah 1 bulan sembuh
  • Bagi penyintas COVID-19 bergejala berat, booster akan diberikan setelah 3 bulan sembuh
  • Usia minimal 18 tahun ke atas, (prioritas untuk kelompok lanjut usia dan komorbid)

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Ini Jenis Vaksin

Berdasarkan Surat Edaran terbaru Kemenkes nomor SR.02.06/II/1188/2022, tentang Penambahan Regimen Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster), Kementerian Kesehatan RI menetapkan 6 kombinasi booster dengan 4 jenis vaksin yang digunakan, yaitu:

  • Pfizer
  • AstraZeneca
  • Moderna
  • Sinopharm

Vaksin booster ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired (ED) terdekat.

Apakah Boleh Vaksin Booster Saat Puasa? Ini Kombinasinya

Berikut update lengkap jenis vaksinasi booster yang disetujui Kemenkes RI:

Vaksin primer Sinovac dibooster:

  • Vaksin AstraZeneca setengah dosis
  • Vaksin Pfizer setengah dosis
  • Vaksin Moderna dosis penuh.
  • Vaksin Sinopharm dosis penuh.

Vaksin primer AstraZeneca dibooster:

  • Vaksin Moderna setengah dosis
  • Vaksin Pfizer setengah dosis
  • Vaksin AstraZeneca dosis penuh.

Vaksin primer Pfizer dibooster:

  • Vaksin Pfizer dosis penuh
  • Vaksin Moderna setengah dosis
  • Vaksin AstraZeneca dosis penuh.

Vaksin primer Moderna dibooster:

  • Vaksin Moderna setengah dosis
  • Vaksin primer Janssen atau Johnson and Johnson dibooster:
  • Vaksin Moderna setengah dosis

Vaksin primer Sinopharm dibooster:

  • Vaksin Sinopharm dosis penuh.

Jadi, bagi masyarakat yang masih bingung apakah vaksin boleh vaksin booster saat puasa? Jawabannya boleh dan tidak membatalkan puasa.



Simak Video "Eropa Rekomendasikan Booster Kedua untuk Lansia dan Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT