Pinggang Langsing Bisa Bikin Umur Panjang? Ini Penjelasannya

ADVERTISEMENT

Pinggang Langsing Bisa Bikin Umur Panjang? Ini Penjelasannya

Yudistira Perdana Imandiar - detikHealth
Selasa, 05 Apr 2022 20:47 WIB
Ilustrasi Lingkar Pinggang
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pinggang langsing menjadi hal yang diinginkan para pria maupun wanita agar bentuk badan terlihat menawan. Tapi ternyata memiliki pinggang langsing tak hanya soal keindahan lekuk tubuh, tapi juga berhubungan dengan level kebugaran manusia.

Kumpulan data dari 11 penelitian yang melibatkan hingga 650 ribu responden terbitan Mayoc Clinic Proceedings menunjukkan adanya kaitan antara ukuran lingkar pinggang dan risiko kematian. Dari data tersebut didapatkan temuan bahwa untuk setiap peningkatan ukuran lingkar pinggang sebesar 5 cm, terjadi peningkatan risiko kematian sebesar 7% untuk responden pria dan mencapai 9% untuk responden wanita.

Penelitian tersebut juga menunjukkan kelompok pria dengan lingkar pinggang paling besar ternyata memiliki angka harapan hidup 3 tahun lebih rendah, dibandingkan dengan kelompok yang memiliki lingkar pinggang paling kecil. Pada kelompok wanita, perbedaan angka harapan hidup ini bahkan mencapai 5 tahun.

Kaitan antara lingkar pinggang dan risiko kematian ini tidak hanya teridentifikasi pada mereka yang memiliki berat badan berlebih. Penelitian lain yang dipublikasikan pada American Journal of Epidemiology tahun 2008 menjabarkan kelompok orang dengan lingkar pinggang berlebih meskipun beratnya normal, diketahui memiliki risiko kematian sekitar 20% lebih tinggi dibandingkan orang dengan ukuran lingkar pinggangnya normal.

Perlu digarisbawahi, lingkar pinggang dapat menjadi indikasi penumpukan lemak visceral atau lemak perut. Penumpukan lemak perut ini berkaitan erat dengan gangguan metabolik seperti gangguan kerja hormon insulin dan profil lemak darah. Sebuah studi tahun 2001 mengungkap penumpukan lemak visceral dapat meningkatkan risiko penyakit metabolik seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung koroner, serta berbagai risiko kesehatan.

Berangkat dari temuan tersebut, dapat disimpulkan menjaga ukuran lingkar pinggang merupakan salah satu cara agar selalu sehat dan panjang umur. Melansir Harvard Health Publishing, batas normal ukuran lingkar pinggang orang Asia adalah kurang dari 90 cm untuk pria dan kurang 80 cm untuk wanita.

Lantas, bagaimana cara menjaga lingkar pinggang tetap normal? Jawabannya adalah dengan menjalankan pola hidup sehat. Pertama, pastikan Anda selalu aktif bergerak dan rutin berolahraga minimal 30 menit setiap harinya.

Harvard Health Publishing menuliskan, aktivitas fisik perlu diimbangi dengan pola makan sehat setiap hari dengan memperbanyak buah dan sayur, memilih bijian utuh dan makanan tinggi serat, membatasi porsi dan asupan kalori harian sesuai kebutuhan, serta membatasi asupan gula-garam-lemak harian.

Singkirkan pemikiran pola makan sehat berarti harus mengorbankan rasa. Sebab, kini tersedia Tropicana Slim Shirataki Rice, pilihan nasi uduk dari umbi shirataki yang lebih baik karena lebih rendah lemak, lebih rendah kalori dengan 50 kalori per saji, lebih rendah garam, serta merupakan sumber serat sehingga aman untuk diabetesi dan cocok untuk diet. Pilih Tropicana Slim Shirataki Rice untuk membantu mewujudkan pola hidup sehat dan pinggang langsing tanpa mengorbankan kenikmatan rasa.



Simak Video "Covid-19 Jadi Penyebab Munculnya Kasus Polio di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT