Rabu, 06 Apr 2022 05:00 WIB

Catat! 5 Cara Jitu Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Woman doing a hand breath test. Cara menghilangkan bau mulut (Foto: iStock)
Jakarta -

Ada sejumlah cara mengatasi bau mulut saat puasa. Mengingat masalah ini paling kerap dialami oleh setiap orang saat berpuasa. Tak jarang seseorang menjadi tak percaya diri saat berinteraksi atau berbicara dengan orang lain ketika berpuasa.

Untuk mengatasi hal tersebut, bisa melakukan sejumlah cara sederhana yang mudah dicari di rumah.

Cara Mengatasi Bau Mulut saat Puasa

Dikutip dari berbagai sumber, berikut tips atau cara mengatasi bau mulut saat puasa.

1. Hindari makanan yang berbau saat sahur

Cara mengatasi bau mulut saat puasa adalah hindari makanan yang berbau saat sahur, seperti petai, durian, hingga jengkol. Pasalnya, makanan tersebut bisa memperburuk masalah bau mulut sehingga tak cocok dimakanan untuk sahur.

Sebagai gantinya Prof Dr drg Melanie S Djamil, MBiomed dari Fakultas Gigi Universitas Trisakti, mengungkapkan sebaiknya seseorang mengonsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung air.

"Buah yang sangat baik dikonsumsi ketika bulan ramadhan adalah buah yang mengandung banyak air seperti semangka lalu jangan lupa konsumsi kurma karena mengandung gula baik yang sangat bagus untuk mengembalikan energi," kata Prof Melanie.

2. Banyak minum air putih

Banyak minum air putih juga bisa sebagai cara mengatasi bau mulut saat puasa. Pasalnya, bau mulut bukan melulu soal makanan yang berbau tajam, tetapi juga soal seberapa cukup asupan air, terutama saat sahur dan malam hari.

Dokter spesialis gizi klinis dari RS Pondok Indah dr Juwalita Surapsari, MGizi, SpGK mengatakan harus mencukupi kebutuhan air selama berpuasa.

"Yang pertama sih hidrasi harus cukup, minum harus cukup, 2-4-2 harus benar-benar dijalanin, karena bau mulut kan juga karena mukosanya kering," ujarnya.

3. Gosok gigi dan lidah

Salah satu cara mengatasi bau mulut saat puasa tentunya dengan menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut, baik gigi maupun lidah.

drg Nada Ismah, SpOrt, dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI), menyatakan bahwa sikat gigi usai sahur itu sangat penting. Pasalnya, sisa makanan usai sahur yang tak dibersihkan bisa tertinggal di gigi dan menjadi plak.

"Nah bau mulut itu penyebabnya karena ada sisa makanan yang membusuk, lalu jadi plak. Lama-kelamaan kalau didiamkan bisa menyebabkan gigi berlubang, gusi bengkak, yang menambah aroma tidak enak dari mulut," ungkap drg Nada.

Selain itu, drg G.A.P Langgeng Sari dari RS Mayapada Jakarta, juga mengatakan penting menyikat gigi dan menggosok lidah untuk membersihkan bakteri pembuat bau di mulut. Biasanya orang-orang menggosok gigi namun melupakan bagian lidah.

"Membersihkan lidah merupakan salah satu cara menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini dikarenakan lidah sebagai tempat di mana berkumpulnya bakteri. Apabila menyikat gigi tanpa membersihkan lidah, maka bakteri di gigi dapat berpindah ke lidah," jelasnya.

4. Berkumur

Cara mengatasi bau mulut saat puasa berikutnya bisa berkumur dengan obat kumur antiseptik. Trainer Mundipharma Indonesia, dr Mery Sulastri, mengatakan bahwa kumur dengan obat kumur bertujuan untuk mengendalikan flora di mulut.

5. Stop merokok!

Selain menyebabkan gangguan kesehatan, merokok juga menimbulkan bau mulut yang tidak sedap apalagi saat berpuasa. Oleh karena itu, sebaiknya hindari aktivitas merokok selama bulan Ramadan.

"Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, juga perlu menghindari rokok karena rokok itu menjadi masalah dalam kesehatan gigi dan mulut. Selain itu, rokok juga bisa menyebabkan noda pada gigi serta kanker mulut," kata dr Sari.



Simak Video "Sikap WHO Terkait Pencabutan Hak Aborsi 'Roe v Wade' di AS"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)
dMentor
×
Gimmick Marketing
Gimmick Marketing Selengkapnya