ADVERTISEMENT

Kamis, 07 Apr 2022 06:54 WIB

Round Up

Fakta di Balik Terawan Jadi 'Milik' Jerman Usai Dipecat IDI

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viral Terawan resmi menjadi milik Jerman, begini faktanya. Viral Terawan jadi 'milik' Jerman. (Foto: Tangkapan layar: SS Viral)
Jakarta -

Belum lama beredar informasi Terawan Agus Putranto direkrut Jerman usai 'dipecat' dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Narasi viral ini tersebar bersamaan dengan foto Terawan yang terlihat berdampingan dengan beberapa dokter asing.

Berita ini muncul di sejumlah akun media sosial seperti Facebook berupa tangkapan layar berita berjudul 'Selangkah Lagi dr Terawan Resmi Menjadi Milik Jerman'.

Namun, informasi tersebut dipastikan hoax atau menyesatkan. Sebab, sampai saat ini tidak ada pernyataan lebih lanjut terkait narasi tersebut.

Fakta di Baliknya

Setelah ditelusuri, foto tersebut merupakan kejadian di tahun 2018 lalu. Menggunakan google reverse image, foto ini dipublikasikan oleh sejumlah media termasuk Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI).

Faktanya, Terawan saat itu tengah membuka perjanjian kerja sama di Krankenhaus Nordwest Jerman pada April 2018. Itu menjadi awal kolaborasi antara Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) dan rumah sakit tertua di Frankfurt, Jerman.

"Kegiatan hari ini dilakukan untuk menindaklanjuti letter of intent yang sudah kita tandatangani di Jerman, untuk saling menjajaki kerja sama guna meningkatkan kemampuan teknis medis," ujar Terawan, dikutip dari laman resmi PERSI.

Saat itu, Terawan menjelaskan bahwa nantinya pasien Indonesia tidak perlu lagi ke luar negeri untuk mencari penanganan pengobatan yang maksimal. Rencananya saat itu agar pasien yang membutuhkan penanganan transplantasi hati bisa ditangani di RSPAD.

"Kedatangan Prof dr Thomas Kraus merupakan langkah awal dimulainya kerja sama yang serius. Apalagi latar belakang Prof Thomas Kraus adalah dokter bedah digestif, tentunya dimanfaatkan optimal oleh tim dokter bedah RSPAD," kata Terawan.

Simak Video 'Prof Irawan Bantah Tudingan MKEK IDI: Saya Tak Akan Pernah Bisa Ditekan!':

[Gambas:Video 20detik]



(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT