Sabtu, 09 Apr 2022 20:47 WIB

Musim Pancaroba, Waspada Dengue Shock Syndrome

Inkana Izatifiqa R Putri - detikHealth
Nyamuk demam berdarah. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Musim pancaroba atau peralihan kemarau dan hujan hingga saat ini masih terjadi di Indonesia. Kondisi cuaca yang tak menentu ini tentunya perlu diwaspadai oleh masyarakat. Sebab, adanya peningkatan populasi nyamuk Aedes aegypti membuat orang kerap terinfeksi penyakit demam berdarah, atau bahkan dengue shock syndrome.

Melansir situs National Center for Biotechnology Information, dengue shock syndrome merupakan komplikasi infeksi demam berdarah yang berbahaya dan berhubungan dengan mortalitas yang tinggi. Adapun sindrom ini cenderung menyerang anak-anak di bawah 10 tahun seperti dikutip dari MedicineNet.

Pada demam berdarah, orang biasanya akan merasa demam tinggi, pusing nyeri hingga mual lantaran terinfeksi gigitan nyamuk Aedes aegypti. Infeksi virus ini pun memang membahayakan sekitar 20 juta orang setiap tahun di negara tropis dan subtropis. Adapun kematian kasus demam berdarah parah berada di negara-negara Asia, dengan kisaran 0,5-3,5%.

Berbeda dari demam berdarah, orang yang mengalami dengue shock syndrome akan memiliki gejala yang lebih serius. Mengingat menurut satu teori, dengue shock syndrome disebabkan oleh jenis virus dengue yang lebih ganas. Penyakit ini pun dapat mengakibatkan penurunan volume intravaskuler dan syok. Bahkan, syok yang parah dapat menyebabkan kematian.

Meski dapat membahayakan kesehatan, sayangnya hingga saat ini, masih belum ada obat khusus yang dapat menyembuhkan infeksi virus dengue, termasuk dengue shock syndrome. Maka dari itu, perawatan standar yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan perawatan dan pencegahan.

Bicara soal pencegahan, infeksi demam berdarah dapat dicegah dengan berbagai hal. Mulai dari menanam tanaman pengusir nyamuk, menggunakan pakaian panjang saat bepergian ke tempat-tempat yang dipenuhi nyamuk, hingga memasang kawat kasa di lubang ventilasi dan alat penjebak nyamuk.

EnesisFoto: dok. Enesis

Tak hanya itu, masyarakat juga dapat menggunakan lotion anti nyamuk. Salah satunya dengan menggunakan Soffell Alamia lotion anti nyamuk yang terbuat dari 100% daun alami. Terbuat dari bahan alami, lotion anti nyamuk ini tentunya tidak akan membuat kulit lengket atau kering, serta dapat digunakan oleh anak-anak.

EnesisFoto: dok. Enesis

Selain itu, Anda juga dapat menyemprotkan ForceMagic dengan formula synergist yang dapat membunuh nyamuk hingga ke saraf nyamuk sehingga membuat nyamuk mati dan tidak bangun lagi. Terbuat dari bunga krisan, aroma Forcemagic tidak membuat sesak nafas. Saat disemprot, partikel forcemagic juga akan menyebar dan tidak menempel di bantal. Partikel ini juga akan terurai dengan sinar matahari di pagi hari sehingga tidak berbahaya bagi tubuh.

Sebagai informasi, produk Enesis Group bisa didapatkan melalui tautan berikut.



Simak Video "Perhatikan Gantungan Bajumu, Nyamuk Suka dengan Bau Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)