ADVERTISEMENT

Selasa, 12 Apr 2022 09:31 WIB

Vaksin Pfizer Efek Sampingnya Apa Sih? Cek Dulu Sebelum Suntik

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Petugas kesehatan dari kepolisiam memberikan vaksin booster kepada warga di kawasan Pasar Induk Kramat Jati,  Rabu (6/4). Vaksin Pfizer efek sampingnya apa? (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Vaksin Pfizer efek sampingnya apa sih? Pertanyaan ini kerap dicari oleh masyarakat yang ingin segera mendapatkan vaksin booster (dosis ketiga) atau primer (dosis satu dan dua). Pasalnya, vaksin booster kini diperlukan sebagai syarat bebas mudik lebaran 2022 tanpa tes COVID-19. Lantas, apa sih efek samping vaksin Pfizer?

Sebagai informasi, vaksin COVID-19 produksi Pfizer-BioNTech ini dikenal dengan nama Corminaty, sudah didistribusikan secara bertahap pada 20 Agustus 2021 di Indonesia. Bahkan, sudah mendapatkan izin Emergency Use of Authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pada 14 Juli 2021.

Berdasarkan uji klinis fase 3, vaksin Pfizer diklaim memberikan efikasi 95,5 persen pada usia 16 tahun ke atas dan 100 persen pada anak-remaja yang berusia 12-15 tahun. Data imunogenisitas menunjukkan pemberian 2 dosis vaksin Comirnaty dalam selang 3 minggu menghasilkan respons imun yang baik.

Akan tetapi, sampai saat ini pemerintah Indonesia masih belum memperbolehkan penggunaan vaksin Pfizer untuk anak berusia di bawah 12 tahun. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Satuan Tugas Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito pada September 2021.

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin Pfizer primer nantinya akan diberikan dua dosis (0,3 ml) secara intramuskular dalam jarak vaksin minimal 21 hari. Sedangkan masyarakat yang ingin mendapatkan vaksin booster Pfizer akan diberikan dengan jarak waktu minimal 3 bulan dari vaksin dosis kedua dan usia minimal 18 tahun ke atas.

"Vaksin ini digunakan dengan indikasi pencegahan COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 untuk orang berusia 12 tahun ke atas. Diberikan secara injeksi intramuskular, dosis 0,3 mL dengan 2 kali penyuntikan dalam rentang waktu 3 (tiga) minggu," jelas Kepala Badan POM.

Vaksin Pfizer Efek Sampingnya Apa Sih?

Menurut keterangan BPOM, vaksin Pfizer efek sampingnya apa secara umum bisa ditoleransi pada semua kelompok usia, baik remaja, dewasa, maupun kelompok rentan seperti lansia (lanjut usia) dan komorbid.

Adapun efek samping vaksin Pfizer yang dilaporkan umumnya berlangsung selama beberapa hari. Berikut efek samping vaksin Pfizer yang perlu diketahui.

  • Nyeri di tempat suntikan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Menggigil
  • Nyeri sendi
  • Demam

Vaksin Pfizer Efek Sampingnya Apa? Ini Cara Mengatasinya

Sudah tahu vaksin Pfizer efek sampingnya apa, masyarakat juga perlu tahu cara mengatasinya. Dikutip dari laman covid19.go.id, berikut informasinya.

  1. Tetap tenang
  2. Jika terjadi reaksi seperti nyeri, bengkak atau kemerahan di tempat suntikan, kompres dengan air dingin pada lokasi tersebut.
  3. Jika terjadi demam, kompres atau mandi dengan air hangat. Kemudian perbanyak minum air putih dan istirahat.
  4. Jika dibutuhkan, minum obat sesuai anjuran petugas kesehatan.
  5. Laporkan semua reaksi atau keluhan yang dialami setelah vaksinasi ke petugas kesehatan melalui nomor kontak yang tertera di kartu vaksinasi.

Bisa juga melaporkan efek samping atau disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunitas (KIPI) yang dialami ke Kementerian Kesehatan melalui https://keamananvaksin.kemkes.go.id/index.php/public/pelaporan.



Simak Video "Vaksin Pfizer Dinilai 73% Efektif Diberikan Pada Anak di Bawah 5 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT