Kekhawatiran akan perang Rusia dan Ukraina mulai terasa di beberapa negara, seperti Denmark. Pada Senin (11/4) kemarin, Badan Kesehatan Denmark mengumumkan akan membeli dua juta pil yodium untuk melindungi warga negaranya, sebagai antisipasi pecahnya perang nuklir di wilayah mereka.
Sebagai informasi, yodium dianggap sebagai salah satu pengobatan yang digunakan untuk mengobati kanker tiroid dalam kasus paparan radioaktif. Pembelian pil yodium di beberapa negara Eropa didorong akan kekhawatiran tentang insiden nuklir di Ukraina.
"Perkembangan COVID-19 selama dua tahun terakhir telah mengajarkan kita untuk selalu bersiap. Sementara perang di Ukraina juga telah menunjukkan kepada kita bahwa dunia tidak dapat diprediksi," kata Badan Kesehatan Denmark dalam rilis berita, dikutip Reuters, Selasa (12/4/2022).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Menteri Kesehatan Denmark Magnus Heinicke, saat ini belum ada risiko nyata karena negaranya berjarak lebih dari 900 kilometer dari pembangkit nuklir terdekat di Ukraina. Namun stok yodium akan digunakan jik aterjadi kecelakaan pembangkit listrik tenaga nuklir di sekitar Denmark.
Stok 2 juta pill yodium diperuntukan menangani kelompok berisiko termasuk anak-anak dan remaja hingga usia 18 tahun, wanita hamil dan menyusui, serta personel darurat hingga usia 40 tahun.
Pengiriman pil yodium pertama diharapkan akan datang dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan ke depan.
(any/kna)











































