Vaksin Moderna Boosternya Apa Sih? Yang Mau Booster Buruan Cek!

ADVERTISEMENT

Vaksin Moderna Boosternya Apa Sih? Yang Mau Booster Buruan Cek!

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kamis, 14 Apr 2022 09:45 WIB
Petugas kesehatan dari kepolisiam memberikan vaksin booster kepada warga di kawasan Pasar Induk Kramat Jati,  Rabu (6/4).
Vaksin Moderna boosternya apa? (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Vaksin Moderna boosternya apa sih? Pertanyaan ini kerap dicari oleh masyarakat penerima vaksin primer Moderna lantaran ingin mendapatkan dosis ketiga (booster) sebagai syarat mudik 2022. Mengingat pemerintah resmi menetapkan vaksin booster sebagai syarat mudik Lebaran.

Adapun penerima vaksin booster Moderna juga tak sembarangan. Target sasaran vaksin ini adalah masyarakat yang memenuhi syarat berikut.

  • Berusia 18 tahun ke atas
  • Sudah menerima vaksin ke-2 dengan jarak minimal 3 bulan
  • Kelompok prioritas vaksin booster adalah orang lanjut usia (lansia) dan pengidap komorbid
  • Sudah memiliki tiket vaksin di PeduliLindungi

Vaksin Moderna Boosternya Apa?

Vaksin Moderna boosternya apa sudah tercantum di Surat Edaran (SE) terbaru Kemenkes nomor SR.02.06/II/1188/2022, tentang Penambahan Regimen Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster). Di dalam surat tersebut, Kementerian Kesehatan RI telah menetapkan 6 kombinasi booster dengan 4 jenis vaksin yang digunakan, yaitu Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Sinopharm.

Vaksin booster ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired (ED) terdekat.

Saat ini penerima vaksin primer (dosis 1 dan 2) Moderna akan diberikan melalui mekanisme homolog, yaitu pemberian booster dengan jenis vaksin yang sama dari sebelumnya. Adapun kombinasi vaksin 1 dan 2 sebagai berikut.

Vaksin Primer Moderna

  • Moderna half dose atau separuh dosis (0,25 ml)

Vaksin Moderna Boosternya Apa? Ini Efek Sampingnya

Selain tahu vaksin Moderna boosternya apa, masyarakat perlu tahu juga efek sampingnya. Sebagai informasi, efek samping Moderna umumnya masih bisa ditoleransi bagi penerimanya. Adapun efek sampingnya sebagai berikut.

  • Timbul rasa sakit di tempat suntikan
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Demam dan menggigil
  • Nyeri sendi

Vaksin Moderna Boosternya Apa? Ini Efektivitasnya

Dikutip dari laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), vaksin booster Moderna bisa meningkatkan respon imun antibodi netralisasi sebesar 12,99 kali setelah pemberian dengan mekanisme homolog.

Vaksin Moderna Boosternya Apa? Ini Cara Mengatasi Efek Samping

Efek samping vaksin booster Moderna atau disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) merupakan reaksi yang mungkin terjadi pada seseorang setelah menerima vaksin. Meskipun tak semua orang mengalaminya, namun reaksi yang terjadi adalah hal yang wajar dan bersifat sementara.

Apabila penerima vaksin Moderna mengalami KIPI setelah vaksin primer atau booster, bisa melakukan 5 cara mengatasi efek samping vaksin Moderna berikut, seperti dikutip dari halaman covid19.go.id:

  • Tetap tenang
  • Jika terjadi reaksi seperti nyeri, bengkak atau kemerahan di tempat suntikan, kompres dengan air dingin pada lokasi tersebut.
  • Jika terjadi demam, kompres atau mandi dengan air hangat. Kemudian perbanyak minum air putih dan istirahat.
  • Jika dibutuhkan, minum obat sesuai anjuran petugas kesehatan.
  • Laporkan semua reaksi atau keluhan yang dialami setelah vaksinasi ke petugas kesehatan melalui nomor kontak yang tertera di kartu vaksinasi. Bisa juga melaporkan kejadian KIPI yang dialami ke Kementerian Kesehatan melalui https://keamananvaksin.kemkes.go.id/index.php/public/pelaporan.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang masih kebingungan terkait vaksin Moderna boosternya apa? Masih tetap menggunakan jenis vaksin yang sama ya.



Simak Video "Respons Moderna Usai Swedia Cs Setop Sementara Penggunaan Vaksinnya"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT